Kejaksaan Usut Proyek Irigasi di Mojokerto yang Diduga Rugikan Negara Rp 519 Juta

Kompas.com - 09/08/2019, 20:04 WIB
Kantor Kejaksan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto Jawa Timur. MOH. SYAFIÍKantor Kejaksan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto Jawa Timur.

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Kejaksan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto menemukan indikasi kerugian negara sebesar Rp 519.716.400 dalam pelaksanaan proyek pembangunan irigasi air tanah dangkal atau sumur dangkal, di wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidus) Kejari Kabupaten Mojokerto, Agus Haryono mengungkapkan, pihaknya tengah menangani kasus dugaan penyalahgunaan wewenang atas pembangunan irigasi air tanah dangkal yang sumber anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pertanian tahun 2016. 

Proyek pembangunan irigasi tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto.

Proyek itu dilaksanakan untuk mendukung pengairan sawah petani di wilayah tersebut agar petani tidak kesulitan air saat musim kemarau.

Baca juga: Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Kejar 7 Buronan Kasus Korupsi

Agus mengatakan, proyek irigasi air tanah datar itu bermasalah karena hasilnya tidak sesuai dengan perencanaan awal serta tidak sesuai spesifikasi.

Saat ini, penanganan kasus itu sudah masuk pada tahap penyidikan. 

"Prosesnya sudah tahap penyidikan," kata Agus, saat ditemui Kompas.com, di Kantor Kejari Kabupaten Mojokerto, Jumat (9/8/2019).

Pagu anggaran untuk pembangunan irigasi air tanah dangkal atau sumur dangkal di Kabupaten Mojokerto adalah sebesar Rp 4.180.000.000.

Proyek itu terbagi dalam 5 paket untuk pembangunan di 38 yang tersebar di 10 kecamatan.

Berdasarkan kontrak, proyek untuk mendukung pengairan sawah petani itu menelan anggaran sebesar Rp 3.709.596.000.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Borong Premium Masih Terjadi meski Sudah Ditegur, Pemkab Pamekasan Siapkan Sanksi

Aksi Borong Premium Masih Terjadi meski Sudah Ditegur, Pemkab Pamekasan Siapkan Sanksi

Regional
Gelang Merah Jambu, Pelindung Lansia dari Covid-19

Gelang Merah Jambu, Pelindung Lansia dari Covid-19

Regional
Bawaslu RI Catat Ada 83 Kampanye Pilkada Serentak 2020 Dibubarkan

Bawaslu RI Catat Ada 83 Kampanye Pilkada Serentak 2020 Dibubarkan

Regional
Besaran Kekayaan Kandidat Pilkada Karawang 2020: Aep Syaepuloh Rp 391,7 M, Adly Fairuz Rp 8,5 M

Besaran Kekayaan Kandidat Pilkada Karawang 2020: Aep Syaepuloh Rp 391,7 M, Adly Fairuz Rp 8,5 M

Regional
Lolos Program Kartu Prakerja, Penyintas Covid-19: Itu Berkah Selama Karantina Mandiri...

Lolos Program Kartu Prakerja, Penyintas Covid-19: Itu Berkah Selama Karantina Mandiri...

Regional
Kasus Foto Calon Petahana Pilkada PALI di Bungkusan Bantuan Dilimpahkan ke Bawaslu Sumsel

Kasus Foto Calon Petahana Pilkada PALI di Bungkusan Bantuan Dilimpahkan ke Bawaslu Sumsel

Regional
Ada Libur Panjang, Ridwan Kamil Minta TNI Polri Perbanyak Patroli di Objek Wisata dan Penginapan

Ada Libur Panjang, Ridwan Kamil Minta TNI Polri Perbanyak Patroli di Objek Wisata dan Penginapan

Regional
Demi Bertahan di Masa Pandemi, 2 Ibu Ini Gendong 18 Kg Ubi untuk Dijual Keliling, Kadang Tak Laku

Demi Bertahan di Masa Pandemi, 2 Ibu Ini Gendong 18 Kg Ubi untuk Dijual Keliling, Kadang Tak Laku

Regional
Diguyur Hujan Seharian, Atap IGD RSUD Ciamis Ambruk, Sekuriti Jadi Korban

Diguyur Hujan Seharian, Atap IGD RSUD Ciamis Ambruk, Sekuriti Jadi Korban

Regional
Update Uji Klinis Vaksin Covid-19, Sebanyak 1.620 Relawan Sudah Dapat Suntikan Pertama

Update Uji Klinis Vaksin Covid-19, Sebanyak 1.620 Relawan Sudah Dapat Suntikan Pertama

Regional
Bupati Blora hingga Calon Wali Kota Petahana Semarang Menyanyi Tanpa Masker, Ini Kata Ganjar

Bupati Blora hingga Calon Wali Kota Petahana Semarang Menyanyi Tanpa Masker, Ini Kata Ganjar

Regional
Nias Tak Lagi Diisolasi gegara Covid-19, Pengunjung Cukup Pakai 'Rapid Test' Nonreaktif

Nias Tak Lagi Diisolasi gegara Covid-19, Pengunjung Cukup Pakai "Rapid Test" Nonreaktif

Regional
Sekda DIY Harap Pembayaran Ganti Rugi Tol Yogya-Solo Berjalan Lancar

Sekda DIY Harap Pembayaran Ganti Rugi Tol Yogya-Solo Berjalan Lancar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Subsidi Gaji Gelombang Kedua Disalurkan Sebelum November | Pembunuh Bocah 9 Tahun Itu Tewas di Tahanan

[POPULER NUSANTARA] Subsidi Gaji Gelombang Kedua Disalurkan Sebelum November | Pembunuh Bocah 9 Tahun Itu Tewas di Tahanan

Regional
Diyakini Meninggal jika Disatukan, Kembar Trena Treni Dititipkan Sejak Bayi, Terpisah Selama 20 Tahun

Diyakini Meninggal jika Disatukan, Kembar Trena Treni Dititipkan Sejak Bayi, Terpisah Selama 20 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X