Masyarakat Diimbau Tidak Mencuci Jeroan Hewan Kurban di Sungai

Kompas.com - 09/08/2019, 15:59 WIB
Kepala Dinas Peternakan, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertan KPP) Kota Surakarta, Weny Ekayanti di Solo, Jawa Tengah, Jumat (9/8/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKepala Dinas Peternakan, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertan KPP) Kota Surakarta, Weny Ekayanti di Solo, Jawa Tengah, Jumat (9/8/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Masyarakat diimbau tidak mencuci jeroan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah di sungai. 

Hal tersebut untuk menjaga kondisi air sungai tetap bersih dan tidak tercemar dengan kotoran dari jeroan hewan tersebut.

"Kami mengimbau masyarakat jangan mencuci jeroan hewan kurban ke sungai," terang Kepala Dinas Peternakan, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertan KPP) Kota Surakarta, Weny Ekayanti, di Solo, Jawa Tengah, Jumat (9/8/2019).


Baca juga: Sebelum Membeli, Pastikan Kelayakan Hewan Kurban Lewat 10 Ciri Ini

Weny justru menyarankan kepada masyarakat untuk mencuci jeroan hewan kurban menggunakan air sumur dan membuat septic tank

"Kalau bisa (jeroan) dicuci menggunakan air sumur. Biar kondisinya bersih dan tidak mencemari air sungai," imbuh dia.

Weny mengatakan, masih ditemukan masyarakat yang mencuci jeroan hewan kurban di sungai. Padahal, setiap ada pelatihan, telah disampaikan imbauan supaya masyarakat tidak mencuci jeroan ke sungai.

"Ini yang sampai dengan saat ini kami belum bisa menangani justru dipencucian jeroan hewan kurban," ujar dia.

Masyarakat diminta untuk membuat tempat mini pemotongan hewan kurban sekaligus untuk mencuci jeroan hewan tersebut.

"Kan itu setahun sekali ya. Jadi buat tempat mini pemotongan hewan dan kotoran sekalian dibuang di situ dicuci pakai air sumur," tutur dia.

Baca juga: Pemkot Bekasi Wajibkan Darah Hewan Kurban Dikubur

Sementara, untuk memastikan hewan kurban tetap kondisi sehat dan baik, pihaknya melakukan pemeriksaan dan pemantauan hewan kurban. 

Pemantauan dan pemeriksaan dengan menerjunkan tim dokter hewan dan petugas lainnya.

Tim tersebut disebar ke sejumlah titik penjualan hewan kurban di lima kecamatan yang ada di Solo. 

Tak kurang dari 50 tempat penjualan hewan kurban di Solo semuanya dicek oleh tim pemantau dari Dispertan KPP.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Bocah 11 Tahun Disandera Abu Sayyaf, Keluarga: Dia Ikut Pamannya Cari Ikan

Kasus Bocah 11 Tahun Disandera Abu Sayyaf, Keluarga: Dia Ikut Pamannya Cari Ikan

Regional
Sempat Padam 19 Jam, Listrik di Kalsel dan Kalteng Diklaim Sudah Pulih 85 Persen

Sempat Padam 19 Jam, Listrik di Kalsel dan Kalteng Diklaim Sudah Pulih 85 Persen

Regional
Salah Info soal Kakek Mati Kelaparan, Wagub Sulsel Tetap Minta Warga Miskin Diperhatikan

Salah Info soal Kakek Mati Kelaparan, Wagub Sulsel Tetap Minta Warga Miskin Diperhatikan

Regional
Terseret Ombak Pantai Sawarna Banten, 1 Wisatawan Jakarta Tewas

Terseret Ombak Pantai Sawarna Banten, 1 Wisatawan Jakarta Tewas

Regional
'Selfie' di Atas Jembatan Gantung di Bengkulu Berujung Maut, 10 Orang Tewas Terseret Banjir

"Selfie" di Atas Jembatan Gantung di Bengkulu Berujung Maut, 10 Orang Tewas Terseret Banjir

Regional
Warga Semarang Tolak Tempat Pembuangan Sampah yang Dekat dengan Permukiman

Warga Semarang Tolak Tempat Pembuangan Sampah yang Dekat dengan Permukiman

Regional
Bantu Hiu Paus yang Terdampar di Pantai, Warga: Kami Tolong karena Masih Hidup

Bantu Hiu Paus yang Terdampar di Pantai, Warga: Kami Tolong karena Masih Hidup

Regional
Pria di Semarang Masih Hidup meski Sudah Terpental Ditabrak Kereta

Pria di Semarang Masih Hidup meski Sudah Terpental Ditabrak Kereta

Regional
Listrik Padam Lebih dari 19 Jam, Gubernur Kalsel Minta PLN Percepat Perbaikan

Listrik Padam Lebih dari 19 Jam, Gubernur Kalsel Minta PLN Percepat Perbaikan

Regional
Harapan Ridwan Kamil pada Gebrakan Rektor Baru ITB Reini Wirahadikusumah

Harapan Ridwan Kamil pada Gebrakan Rektor Baru ITB Reini Wirahadikusumah

Regional
Wi-Fi Gratis di Masjid, Menyusul di Tempat Ibadah Lainnya

Wi-Fi Gratis di Masjid, Menyusul di Tempat Ibadah Lainnya

Regional
Ancam Satwa Endemik, Walhi Imbau Izin 9 Perusahaan HTI Ditinjau Ulang

Ancam Satwa Endemik, Walhi Imbau Izin 9 Perusahaan HTI Ditinjau Ulang

Regional
Titik Terang Identitas Kerangka Manusia di Sofa Rumah Kosong Bandung: Pria Paruh Baya, Ras Asia

Titik Terang Identitas Kerangka Manusia di Sofa Rumah Kosong Bandung: Pria Paruh Baya, Ras Asia

Regional
Mulai 5 Februari, Perlintasan Kereta Api Purwosari Ditutup untuk Pembangunan Flyover

Mulai 5 Februari, Perlintasan Kereta Api Purwosari Ditutup untuk Pembangunan Flyover

Regional
Terkena Jerat, Lengan Beruang Madu Ini Terpaksa Diamputasi

Terkena Jerat, Lengan Beruang Madu Ini Terpaksa Diamputasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X