Status Gunung Slamet Waspada, 80 Pendaki Dievakuasi

Kompas.com - 09/08/2019, 15:41 WIB
Gunung Slamet terlihat dari Desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. KOMPAS.com/Fadlan Mukhtar ZainGunung Slamet terlihat dari Desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Puluhan pendaki Gunung Slamet yang terlanjur naik dievakuasi menyusul peningkatan status gunung tersebut dari normal menjadi waspada sejak Jumat (9/8/2019) pagi.

Manajer Bisnis Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur Sugito mengatakan, pihaknya telah mengirimkan tim untuk melakukan evakuasi.

Sebanyak 80 orang dilaporkan mendaki sejak Rabu (7/8/2019).


"Masing-masing pengelola pos pendakian sudah menerjunkan tim untuk melakukan evakuasi. Informasi yang kami terima hingga pukul 13.00 WIB, baru tiga pendaki yang sudah turun via Pos Bambangan," kata Sugito saat dihubungi Jumat.

Baca juga: Status Waspada Gunung Slamet, Jalur Pendakian Ditutup

Berdasarkan data pengelola dilaporkan sebanyak 69 orang melakukan pendakian melalui Pos Bambangan.

Kemudian, pendakian melalui Pos Gunung Malang sebanyak 8 orang dan Pos Baturraden sebanyak 3 orang.

Seperti diketahui, jalur pendakian Gunung Slamet kembali ditutup menyusul kenaikan status dari normal menjadi waspada.

Baca juga: Status Gunung Slamet Naik Waspada, BPBD Minta Masyarakat Tetap Tenang

Penutupan tersebut hanya berselang satu hari setelah jalur pendakian dibuka kembali, Kamis (8/8/2019).

Sebelumnya, jalur pendakian sempat ditutup sejak (22/7/2019) untuk pembersihan jalur dan pemulihan ekosistem.

Sugito mengatakan, belum dapat memastikan waktu penutupan jalur pendakian. Pihaknya akan memantau perkembangan informasi mengenai kondisi Gunung Slamet.

"Pendaki yang belum naik ditahan semua," ujar Sugito.



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X