Status Gunung Slamet Naik Waspada, BPBD Minta Masyarakat Tetap Tenang

Kompas.com - 09/08/2019, 14:11 WIB
Gunung Slamet dengan Ketinggian 3.428 Meter di Atas Permukaan Laut (mdpl), KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAGunung Slamet dengan Ketinggian 3.428 Meter di Atas Permukaan Laut (mdpl),

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Jawa Tengah, meminta masyarakat tetap tenang, menyusul kenaikan status Gunung Slamet menjadi waspada.

Kepala BPBD Banyumas Ariono mengatakan, Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sudah meningkatkan status Gunung Slamet menjadi waspada sejak Jumat (9/8/2019) pagi.

"Memang tadi pagi sudah meningkatkan status waspada. Kami juga mendapat tambahan informasi bahwa status waspada itu masih dalam level yang rendah," kata Ariono saat dihubungi, Jumat.

Ariono meminta masyarakat di sekitar kaki Gunung Slamet tetap tenang.


Apabila membutuhkan informasi terbaru, masyarakat dapat menghubungi perangkat desa. Selain itu dapat mencari informasi ke kecamatan, polsek dan koramil terdekat.

"Kami sudah imbau kepada para camat yang ada di sekitar wilayah Gunung Slamet, intinya agar masyarakat tetap tenang, berkehidupan normal, karena status waspada tapi masih level bawah," kata Ariono.

Menurut Ariono, permukiman terdekat dengan Gunung Slamet masih aman.

Pihaknya hanya melarang aktivitas manusia dalam radius 2 kilometer dari kawah Gunung Slamet.

"Yang harus hati-hati pendakian, dan pengosongan area radius 3 kilometer dari kawah, karena dampak hembusan dari kawah itu sendiri, bukan material, tapi hembusan angin dari kawah," ujar Ariono.



komentar di artikel lainnya
Close Ads X