Kisah Puluhan Polisi Riau, 3 Hari Tidur di Hutan Gambut demi Padamkan Karhutla yang Membandel

Kompas.com - 09/08/2019, 06:36 WIB
Personel Polres Pelalawan memadamkan api dengan menggunakan kayu karena tidak ada air pada kebakaran di kawasan TNTN di Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (8/8/2019). Dok. Polres Pelalawan IDONPersonel Polres Pelalawan memadamkan api dengan menggunakan kayu karena tidak ada air pada kebakaran di kawasan TNTN di Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (8/8/2019). Dok. Polres Pelalawan

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) turut melanda kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan, Riau. Hingga kini, api masih sulit dipadamkan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Karhutla Daerah (BPBD) Riau, luas hutan TNTN yang terbakar lebih kurang 20 hektar.

Dalam upaya memadamkan api, berbagai kendala yang mesti dihadang oleh petugas.

Bahkan, petugas kepolisian jajaran Polres Pelalawan terpaksa menginap di hutan, yang menjadi habitat gajah sumatera, harimau sumatera hingga beruang.

Baca juga: Polisi di Lamongan Mulai Antisipasi Karhutla, Ini yang Dilakukan

Hal ini diungkapkan Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan saat berbincang dengan Kompas.com saat dihubungi melalui telepon seluler, Kamis (8/8/2019) malam.

Selaku pimpinan tertinggi di Polres Pelalawan, Kaswandi tidak duduk manis saja di kantornya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengaku selalu ikut terjun langsung memadamkan titik api bersama anggota, baik personel Polres maupun dari jajaran Polsek.

"Dari awal terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Pelalawan, saya turun ke lokasi. Semua kekuatan kami kerahkan," kata Kaswandi.

Dirikan dua tenda, belum tahu kapan pulang ke rumah 

Menurut dia, berbagai kendala yang dihadapi, mengharuskan polisi tidur di kawasan hutan TNTN.

Di hutan didirikan dua tenda dinas kepolisian, yang tak jauh dari lokasi kebakaran.

"Ini sudah masuk malam ketiga," kata Kaswandi yang mengaku sedang berada di tenda penginapan.

Dia mengatakan, dengan menginap di hutan pemadaman titik api lebih cepat dilakukan, karena akses ke lokasi sangat jauh dan sulit ditempuh.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.