Seorang TKW Tewas Diduga Terjatuh dari Lantai 33 Apartemen di Malaysia

Kompas.com - 08/08/2019, 17:28 WIB
Ilustrasi tewas. ShutterstockIlustrasi tewas.

KOMPAS.com - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, tewas diduga jatuh dari lantai 33 apartemen di Negeri Jiran Malaysia.

Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan, jenazah korban bernama Mulyani Serfia, gadis berusia 21 tahun itu telah tiba di Meranti.

"Korban tiba di rumah duka Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti hari ini sekitar pukul 16.00 WIB," katanya kepada Antara, Rabu (7/8/2019).

Baca juga: Cari TKW Carmi yang Hilang 31 Tahun, Keluarga Jual Harta Benda hingga Nyaris Gadaikan Rumah

Sunarto menjelaskan, korban yang bekerja sebagai cleaning service (CS) di salah satu gedung apartemen yang tengah dibangun di kawasan Johor Bahru, Malaysia itu dilaporkan mengalami kecelakaan kerja pada 1 Agustus.

Korban dikabarkan terjatuh dari ketinggian lantai 33 apartemen bernama Forest City Gelang Patah. Insiden tersebut terjadi pada pukul 10.30 pagi waktu setempat.

Sunarto mengatakan, sebelum tiba di Meranti, jenazah korban diterbangkan dari Johor Bahru, Malaysia ke Bandara Soekarno Hatta.

Jenazah selanjutnya kembali diterbangkan ke Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dan dibawa ke Meranti melalui jalur darat, kemudian dilanjutkan dengan jalur laut sebelum dipastikan tiba di Meranti.

"Setelah dishalatkan, jenazah langsung dikebumikan di Taman Pemakaman Umum Sri Bajuangsa II Jl Kuba Kelurahan Selatpanjang Kota," ujarnya.

Baca juga: Derita TKW asal Lombok, Dijual Rp 110 Juta hingga Disiksa dan Disiram Air Panas di Arab Saudi

Desy, salah satu rekan korban yang sama-sama berasal dari Kabupaten Kepulauan Meranti mengatakan, sebelum mengalami kecelakaan kerja, Mulyani tengah bekerja mengelap kaca jendela di lantai 33 gedung apartemen.

Di lokasi yang sama dilaporkan cukup banyak warga Meranti yang mengais rezeki.

Akan tetapi, Desy mengakui tidak ada seorang pun yang mengetahui kejadian persis yang merenggut nyawa dara keturunan Melayu tersebut.

Jenazah sendiri baru bisa dipulangkan ke kampung halamannya setelah tujuh hari kematian korban.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X