2 Bulan Hilang, Kakek 83 Tahun Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Gunung Slamet

Kompas.com - 08/08/2019, 09:19 WIB
Tim SAR mengevakuasi jasad yang ditemukan tinggal tulang belilang di kawasan hutan kaki Gunung Slamet, Desa Sikapat, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (7/8/2019). Dokumentasi Tagana BanyumasTim SAR mengevakuasi jasad yang ditemukan tinggal tulang belilang di kawasan hutan kaki Gunung Slamet, Desa Sikapat, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (7/8/2019).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Dua bulan menghilang, Kambari (83), warga Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, ditemukan tinggal tulang belulang di hutan Gunung Slamet, Desa Sikapat, Kecamatan Sumbang, Banyumas, Jateng, Rabu (7/8/2019).

Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas Ady Chandra mengatakan, dari keterangan keluarga, Kambari pada Juni lalu pergi dari rumah tanpa pamit. 

Jenazah Kambari pertama ditemukan salah seorang pencari rumput di hutan milik Perhutani, tepatnya di area petak Petak 34 A, Selasa (6/8/2019) petang.

"Pencari rumput mencium bau busuk yang menyengat. Kemudian dicari sumber bau tersebut sampai ke pinggir Sungai Pangkon. Ia terkejut melihat sesosok mayat tinggal tulang belulang. Namun, masih mengenakan pakaian dan celana training," kata Ady saat dihubungi Kamis (8/8/2019).

Baca juga: 5 Fakta Jaminkan Motor untuk Ambil Jenazah, Kurang Rp 5 Juta hingga Denda BPJS

Ady mengatakan, petugas sempat kesulitan mengevakuasi jenazah karena medan yang sulit. Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak terkait, evakuasi kemudian dilakukan pada hari berikutnya. Jasad tersebut akhirnya dievakuasi melalui area Wana Wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas.

Selama dua bulan terakhir, kata Ady, pihak keluarga bersama anggota Polsek Kutasari melakukan pencarian, namun belum berhasil menemukan korban. Pencarian dilakukan hingga desa terakhir di pinggir hutan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Informasi dari warga bahwa memang ada seorang yang sudah tua dengan menggunakan baju batik warna biru dan celana training warna biru saat itu pergi ke wilayah Perhutani. Kemudian keluarga dan warga berusaha mencari, namun belum juga ketemu," kata Ady.

Baca juga: Warganya Jaminkan Motor untuk Ambil Jenazah, Ini Upaya Pemkab Magetan

Sementara itu, Wakapolsek Sumbang, Iptu Akhir, membenarkan penemuan jasad tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Inafis dan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Regional
Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X