Cerita Risma Temui Anak-anak Berkebutuhan Khusus yang Disekolahkan ke Liverpool

Kompas.com - 08/08/2019, 06:49 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendengar cerita dan pengalaman siswa-siswi ABK yang baru pulang dari Kota Liverpool di Balai Kota Surabaya, Rabu (7/8/2019). KOMPAS.com/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendengar cerita dan pengalaman siswa-siswi ABK yang baru pulang dari Kota Liverpool di Balai Kota Surabaya, Rabu (7/8/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma menemui anak- anak berkebutuhan khusus, pemain sepak bola U-16, dan delegasi pendidikan Kota Surabaya, yang pernah belajar di Kota Liverpool, Inggris, di Balai Kota Surabaya, Rabu (7/8/2019).

Dalam pertemuan itu, Risma menanyakan kepada siswa anak berkebutuhan khusus (ABK) itu tentang apa saja yang sudah dipelajari selama mereka berada di Liverpool.

Anak-anak itu pun bergantian menceritakan pengalaman mereka selama menempuh pendidikan di Liverpool.

Salah satu siswi yang memiliku gangguan penglihatan atau tunanetra memperagakan cara berjalan menggunakan tongkat tanpa bantuan orang lain.

Baca juga: Rencana Risma Berangkatkan Supriadi ke Liverpool Terkendala Izin dari Sekolah 

"Di sana, mereka bisa belajar tentang kehidupan. Memang saya paksa untuk belajar keluar karena selama ini mereka bergantung pada orang lain. Mungkin dimulai di sekolah dulu mereka harus mandiri,"  kata Risma di Balai Kota Surabaya, Rabu.

Risma menyampaikan, apa yang sudah dipelajari anak-anak di St Vincent’s School di Liverpool itu dapat diterapkan oleh guru-guru untuk mendidik siswa-siswi ABK di Kota Surabaya menjadi anak yang mandiri.

Sehingga nantinya siswa ABK yang lain juga terlatih seperti mereka.

"St Vincent’s ini sudah berdiri sejak 400 tahun lalu, semua gurunya profesor, itu kenapa kami percayakan anak-anak belajar di sana," ujar Risma.

Baca juga: Risma Berencana Sekolahkan Supriadi, Gelandang Timnas U-16, ke Liverpool

Video ucapan terima kasih

Selain menanyakan pengalaman siswa ABK tersebut, Risma mengumpulkan mereka untuk membuat video ucapan terima kasih kepada Kota Liverpool.

Risma secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Liverpool Anderson, Wakil Wali Kota Gary Millar, Mark Palios dan John Patterson, atas dukungan dan perhatian kepada siswa dan delegasi pendidikan Surabaya selama enam minggu belajar di Kota Liverpool.

"Sebagai Wali Kota Surabaya, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan perhatian Anda yang luar biasa kepada siswa dan guru kami," kata Risma.

Salah satu ABK yang ikut ke Liverpool, Muhammad Hilbram, mengaku mendapat banyak pelajaran selama berada di Liverpool, di antaranya seperti, belajar olahraga, komputer, games, dan keliling kota.

"Senang sekali di sana belajar olahraga sait box, terus belajar komputer, diajak keliling ke museum, taman terus ke mall. Belajar pakai tongkat juga senang banget. Di sana sering main bareng teman-teman baru," kata dia.

Baca juga: Risma: Kamu yang Pinter Main Bolanya, Nanti Aku Kirim ke Liverpool



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X