7 Momen Kedekatan Presiden Jokowi dengan Jan Ethes...

Kompas.com - 08/08/2019, 05:56 WIB
Presiden Joko Widodo bermain bola bersama cucunya, Jan Ethes, di Pantai Sanur Bali, tepatnya di belakang hotel tempatnya dan keluarga menginap, Jumat (14/6/2019), dalam kunjungan kerja ke Provinsi Bali. dok Agus SupartoPresiden Joko Widodo bermain bola bersama cucunya, Jan Ethes, di Pantai Sanur Bali, tepatnya di belakang hotel tempatnya dan keluarga menginap, Jumat (14/6/2019), dalam kunjungan kerja ke Provinsi Bali.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Selvi Ananda, istri Gibran Rakabuming Raka dikabarkan tengah hamil anak kedua.

Kabar kehamilan menantu Presiden Joko Widodo ( Jokowi) ini ramai menjadi perbincangan di media sosial (medsos) Instagram.

Akun Instagram fans Kaesang Pangarep @kaesangfelicia mengunggah beberapa foto Selvi bersama keluarga tengah menghadiri acara ulang tahun anak pertama Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution, Sedah Mirah Nasution.

Dalam foto tersebut ibunda Jan Ethes Srinarendra menjadi sorotan warganet karena memakai pakaian longgar dan terlihat perutnya buncit.

Baca juga: Jokowi Menanti Cucu Ketiga, Jan Ethes Bakal Punya Adik

Dikonfirmasi Kompas.com, kakak kandung Iriana Jokowi yang juga Pakde Gibran, Haryanto membenarkan kabar kehamilan Selvi. Hanya saja pria yang akrab dipanggil Pakde Anto ini belum mengetahui umur kehamilan Selvi.

Presiden Jokowi dikenal dekat dengan keluarganya termasuk cucu pertamanya yang bernama Jan Ethes Srinarendra, yang lahir pada Kamis (10/3/2016).

Saat hari libur, tidak jarang Presiden Jokowi mengajak Jan Ethes jalan-jalan di pusat perbelanjaan di Kota Solo.

Bahkan Presiden Jokowi beberapa kali melibatkan Jan Ethes di beberapa kegiatannya.

Berikut 7 momen kedekatan Jokowi dan Jan Ethes yang terekam oleh media:

 

1. Lomba makan kerupuk di Istana Bogor

Presiden Joko Widodo bersama Jan Ethes di family gathering Kabinet KerjaKOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIM Presiden Joko Widodo bersama Jan Ethes di family gathering Kabinet Kerja
Pada acara family gathering di Istana Kperesidenan, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/8/2019), Presiden Joko Widodo mengajak cucunya, Jan Ethes untuk melihat lomba makan kerupuk yang diikuti para menteri.

Jokowi mengajak Jan Ethes mengikuti lomba makan kerupuk bersama para cucu menteri yang lain. Jan Ethes tampak malu-malu di hadapan para pewarta yang memanggil-manggil namanya.

Namun, ia hanya memandangi kerupuk yang tergelantung di hadapannya. Saat lomba dimulai, Ethes tak kunjung memakan kerupuknya.

Ia lalu menggelengkan kepalanya, tanda ia tak ingin melanjutkan lomba.

Saat ditanyai wartawan mengapa Jan Ethes tak ikut lomba, Jokowi hanya berseloroh.

"Mungkin sudah kenyang. Terlanjur kenyang, suruh makan kerupuk enggak mau," ujar Jokowi sembari tertawa.

Baca juga: Jan Ethes Ogah Ikut Lomba Makan Kerupuk

 

2. Jan Ethes curi perhatian di Pesta Kesenian Bali

Presiden RI Joko Widodo memboyong keluarga termasuk istri, anak, para menantu, dan cucu-cucunya untuk membuka Pesta Kesenian Bali XLI tahun 2019, Sabtu (17/6/2019). Jan Ethes Srinarendra mencuri perhatian di Bali.TRIBUN BALI/I NYOMAN MAHAYASA Presiden RI Joko Widodo memboyong keluarga termasuk istri, anak, para menantu, dan cucu-cucunya untuk membuka Pesta Kesenian Bali XLI tahun 2019, Sabtu (17/6/2019). Jan Ethes Srinarendra mencuri perhatian di Bali.
Jokowi memboyong keluarganya, mulai dari istrinya, Iriana, anak-anaknya hingga cucu-cucunya, Jan Ethes Srinarendra dan Sedah Mirah saat membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-XLI yang digelar di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandi Renon, Sabtu (15/6/2019).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
Pandemi Virus Corona, Cobaan Terberat Pariwisata Bali

Pandemi Virus Corona, Cobaan Terberat Pariwisata Bali

Regional
Pemprov Sulsel Anggarkan Rp 250 Miliar untuk Penanganan Corona

Pemprov Sulsel Anggarkan Rp 250 Miliar untuk Penanganan Corona

Regional
Dibebaskan karena Wabah Virus Corona, Perasaan Napi Senang Campur Gundah

Dibebaskan karena Wabah Virus Corona, Perasaan Napi Senang Campur Gundah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X