Sopir Truk Trado yang Menewaskan 4 Orang Melarikan Diri

Kompas.com - 07/08/2019, 21:06 WIB
Truk pengangkut aspal terjatuh dari truk trado yang kemudian menghantam mini bus., Rabu (7/8/2019). (Dok: Polres Padang Pariaman) PERDANA PUTRATruk pengangkut aspal terjatuh dari truk trado yang kemudian menghantam mini bus., Rabu (7/8/2019). (Dok: Polres Padang Pariaman)

PADANG, KOMPAS.com - Setelah terjadi kecelakaan lalu lintas yang menewaskan empat orang satu keluarga di Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat, sopir truk trado melarikan diri, Rabu (7/8/2019).

Saat ini, polisi sedang memburu sopir truk yang membawa truk pengangkut aspal itu.

"Kita masih mencari sopir truk trado yang melarikan diri usai truk yang diangkutnya jatuh dan menimpa minibus serta mengakibatkan 4 orang tewas," kata Kasat Lantas Polres Padang Pariaman, Iptu Yuliandi yang dihubungi Kompas.com, Rabu.

Menurut Yuliandi, polisi telah memindahkan truk dan memeriksa sejumlah saksi terkait kecelakaan itu.


"Saksi-saksi sudah kita periksa dan saat ini kita masih mencari sopir truk trado yang kabur melarikan diri," kata Yuliandi.

Baca juga: Truk Jatuh Timpa Suzuki Karimun, 4 Orang Tewas

Sebelumnya diberitakan, empat orang tewas akibat mobil Suzuki Karimun yang ditumpanginya tertimpa truk bermuatan aspal yang jatuh dari truk trado di Kecamatan Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu (7/8/2019) dini hari.

Sementara empat orang lainnya yang berada di dalam Karimun itu mengalami luka berat dan ringan. Empat orang yang tewas itu masih satu keluarga.

Mereka adalah Kwinara (4), Dania (5), Dani (32) dan Dareni (70). Sedangkan yang mengalami luka adalah Mista (27), Yanti (35), Denis (5) dan Halim (2).

"Betul ada kecelakaan yang menewaskan empat orang. Minibus yang mereka kendarai tertimpa truk bermuatan aspal yang terjatuh dari truk trado," kata Kasat Lantas Polres Padang Pariaman, Iptu Yuliandi yang dihubungi Kompas.com, Rabu.

Yuliandi mengatakan, kejadian berawal dari truk bermuatan aspal tanpa pelat nomor yang datang dari arah Pekanbaru lepas kendali dan menghantam dinding pembatas objek wisata Lembah Anai, sekitar pukul 00.15 WIB, Rabu.

Kemudian truk tersebut dievakuasi dengan diangkat oleh truk trado bernomor polisi B 9009 KN.

Baca juga: Mengaku Putus Sekolah, Bocah Ini Kena Tilang Saat Kendarai Truk Tronton

 

Namun nahas, ketika berada di persimpangan jalan yang tak jauh dari Lembah Anai itu, truk pengangkut aspal jatuh dan menimpa Suzuki Karimun bernomor polisi BA 1335 LF yang berpenumpang delapan orang.

"Empat orang di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara empat orang lainnya mengalami luka berat dan ringan," kata Yuliandi.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Curi Uang Rp 11 Juta, ART Rekayasa Perampokan dan Penyekapan Bayi 10 Bulan

Curi Uang Rp 11 Juta, ART Rekayasa Perampokan dan Penyekapan Bayi 10 Bulan

Regional
Kasus Dugaan Korupsi Asrama Haji di Jambi, Negara Rugi Rp 11 Miliar hingga 90 Tv Raib

Kasus Dugaan Korupsi Asrama Haji di Jambi, Negara Rugi Rp 11 Miliar hingga 90 Tv Raib

Regional
Pilkada di NTT, Tiga Calon Perseorangan Sudah Kirim Syarat Dukungan

Pilkada di NTT, Tiga Calon Perseorangan Sudah Kirim Syarat Dukungan

Regional
Upaya Tangkap Buaya Berkalung Ban di Palu Dihentikan hingga Matt Wright Kembali

Upaya Tangkap Buaya Berkalung Ban di Palu Dihentikan hingga Matt Wright Kembali

Regional
Tenaga Ahli Wali Kota Bogor Daftar Bacalon Bupati Jember Lewat PAN-Demokrat

Tenaga Ahli Wali Kota Bogor Daftar Bacalon Bupati Jember Lewat PAN-Demokrat

Regional
Sebut Mantan Bendahara Partai Biang Keributan, Wakil Ketua DPD Golkar Sulsel Didakwa Pencemaran Nama Baik

Sebut Mantan Bendahara Partai Biang Keributan, Wakil Ketua DPD Golkar Sulsel Didakwa Pencemaran Nama Baik

Regional
Viral Mobil Dirusak dan Dibakar Massa di Surabaya, Penyebabnya karena Tabrak Lari

Viral Mobil Dirusak dan Dibakar Massa di Surabaya, Penyebabnya karena Tabrak Lari

Regional
Cegah Longsor, 1.000 Rumput Vetiver Ditanam di Bantaran Sungai Bengawan Solo

Cegah Longsor, 1.000 Rumput Vetiver Ditanam di Bantaran Sungai Bengawan Solo

Regional
Ini Penyebab Kerusakan Sistem Imigrasi di Bandara Ngurah Rai Bali

Ini Penyebab Kerusakan Sistem Imigrasi di Bandara Ngurah Rai Bali

Regional
Perayaan Ulang Tahun Unik Siswa SD Putra Wakil Wali Kota Madiun

Perayaan Ulang Tahun Unik Siswa SD Putra Wakil Wali Kota Madiun

Regional
Dua Pejabat di Sorong Dipecat karena Korupsi, Wali Kota: Mereka Kelelahan sebagai Manusia Biasa

Dua Pejabat di Sorong Dipecat karena Korupsi, Wali Kota: Mereka Kelelahan sebagai Manusia Biasa

Regional
Anggota Ormas Demo di Lapas Samarinda, Minta Kasus Napi Tewas Diusut Tuntas

Anggota Ormas Demo di Lapas Samarinda, Minta Kasus Napi Tewas Diusut Tuntas

Regional
Kembali ke Rutan Kabanjahe, 167 Warga Binaan dapat Perlengkapan Mandi dan Tidur

Kembali ke Rutan Kabanjahe, 167 Warga Binaan dapat Perlengkapan Mandi dan Tidur

Regional
Warga Gunungkidul yang Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel yang Menjuntai Hendak ke Pantai

Warga Gunungkidul yang Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel yang Menjuntai Hendak ke Pantai

Regional
Gibran: Yang Penting Pilkada Solo Dinamis, Meriah, dan Sukacita

Gibran: Yang Penting Pilkada Solo Dinamis, Meriah, dan Sukacita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X