Sejak Januari, Honor 22 Panwascam Luwu Belum Dibayar Penuh

Kompas.com - 07/08/2019, 16:49 WIB
Logo Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, di gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (1/11/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIRLogo Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, di gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (1/11/2017).

LUWU, KOMPAS.com – Sebanyak 22 Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, belum mendapat bayaran biaya alat tulis kantor (ATK).

Tunggakan pembayaran tersebut terhitung sejak Januari hingga Juni 2019.

Panwascam juga belum menerima sejumlah dana seperti uang makan untuk pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) sebesar Rp 50.000 per orang, perjalanan dinas PPL untuk 227 orang PPL, perjalan dinas Panwascam, seminar KIT kegiatan, biaya transportasi dan uang saku kegiatan.

Anggota Panwascam Kecamatan Ponrang Ikram mengatakan, hal ini telah dikonfirmasi ke Bawaslu Luwu. Namun, pihaknya belum menerima kejelasan.

"Memang belum kami terima sampai saat ini. Kami sudah berapa kali konfirmasi ke Bawaslu Kabupaten, tapi belum ada kejelasan kapan hak-hak kami akan dibayarkan. Bawaslu Luwu segera menyelesaikan tunggakan pembayaran ATK dan biaya lainnya yang menjadi hak Panwascam," kata Ikram, saat dikonfirmasi, Rabu (7/8/2019).

Baca juga: Pemilu Usai, 14 Panwascam di Musi Banyuasin Belum Terima Honor Penuh

Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Sudirman Rahim, menyayangkan biaya ATK dan belanja rutin Panwascam, belum diselesaikan pihak Bawaslu Luwu.

“Harusnya Bawaslu Kabupaten Luwu segera menyelesaikannnya. Itu keterlaluan kalau dari bulan Januari belum diselesaikan. Kalau berkasnya kami terima dan sudah lengkap, paling lama sehari, sudah selesai," ucap Sudirman saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Baca juga: Ketua Panwascam yang Disuap Caleg PKS Mengundurkan Diri

Kata Sudirman, pihaknya akan mengecek ke stafnya, apakah berkas dan dokumen pertanggungjawaban dari Luwu masuk ke Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan.

 

Kepala Sekretariat Bawaslu Luwu, Berlin Paliu mengatakan, tunggakan pembayaran disebabkan banyaknya kesalahan laporan pertanggungjawaban dari Panwascam.

"Ada yang salah tanda tangan, ada juga salah akun dan pembayaran pajaknya, untuk tunggakan ATK dari 22 Panwascam, tersisa 4 bulan, 3 bulan lainnya sudah dibayarkan," tutur Berlin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Agar Program Diketahui Publik, Paslon di Pilkada Mataram Cantumkan Barcode di Spanduk

Agar Program Diketahui Publik, Paslon di Pilkada Mataram Cantumkan Barcode di Spanduk

Regional
Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Regional
2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

Regional
Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Regional
Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Regional
'Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas'

"Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas"

Regional
'Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan'

"Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan"

Regional
Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Regional
Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Regional
'Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini'

"Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini"

Regional
Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

Regional
Ini Cerita di Balik Video Viral 5 Tukang Becak Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh dan Sobek

Ini Cerita di Balik Video Viral 5 Tukang Becak Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh dan Sobek

Regional
Pengelola dan Karyawan Restoran Wajib Tes Swab, Ini Kata PHRI Sumbar

Pengelola dan Karyawan Restoran Wajib Tes Swab, Ini Kata PHRI Sumbar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X