Kompas.com - 07/08/2019, 16:01 WIB
Ruas Jalan Banda Aceh - Meulaboh di Kawasan Kecamatan Samatiga, Kabupaten saat pagi dan malam hari diselimuti kabut asap kebaran lahan dan hutan gambut, Selasa (30/07/2019). Raja UmarRuas Jalan Banda Aceh - Meulaboh di Kawasan Kecamatan Samatiga, Kabupaten saat pagi dan malam hari diselimuti kabut asap kebaran lahan dan hutan gambut, Selasa (30/07/2019).

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Bupati Aceh Barat telah menetapkan status siaga darurat bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi sejak Juli 2019. Status darurat kabut asap akan berlangsung sampai 31 Oktober 2019 mendatang.

Bedasarkan Surat Keputusan Bupati Aceh Barat Nomor 550 Tahun 2019, yang diterima Kompas.com, Rabu (07/08/2019), status darurat bencana kabut asap berdasarkan prediksi kondisi cuaca yang dikeluarkan Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Kelas I Sultan Iskandar Muda.

Penetapan status siaga darurat kabut asap ditandatangani oleh Bupati Aceh Barat Ramli MS. Penetapan status juga berdasarkan hasil rapat koordinasi pada 2 Agustus 2019, bersama TNI, Kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat.

Salah satu yang dihasilkan dalam rapat adalah upaya penanganan keadaan siaga darurat, terutama menghadapi puncak musim kemarau 2019 secara cepat, tepat dan terpadu, serta sesuai prosedur.

Diharapkan, pemda mampu menghilangkan atau meminimalkan dampak bencana.

Baca juga: 5 Fakta Bencana Karhutla, Ancaman Jokowi hingga Gubernur Riau Kena ISPA

Hingga akhir Agustus 2019, wilayah Kabupaten Aceh Barat mengalami kekeringan yang diperkirakan berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan membentuk Pos Komando yang melibatkan perangkat daerah dan instansi terkait sesuai tugas dan fungsinya.

Pembentukan pos tersebut dalam upaya penanggulangan bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan gambut.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkab Aceh Barat Amril Nuthihar menyebutkan, luas kebakaran hutan dan lahan gambut yang terjadi di Aceh Barat telah mencapai 121 hektare lebih.

Titik api kebakaran tersebar di tujuh kecamatan yang meliputi Johan Pahlawan, Meurebo, Samatiga, Woyla Barat, Bubon, Arongan Lambalek dan Kawai IX.

Baca juga: 274.502 Warga Sumsel Terserang ISPA

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.