Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

Keseriusan Ganjar Ingin Jadikan Kota Lama Semarang Seperti Arbat di Moskow

Kompas.com - 07/08/2019, 15:44 WIB
Kawasan Kota Lama Arbat, Moskwa, Rusia. Dok. Pemprov Jawa TengahKawasan Kota Lama Arbat, Moskwa, Rusia.

KOMPAS.com – Denyut keseharian Kota Lama Arbat di Moskow, Rusia, menjadi inspirasi pembangunan desain Kota Lama, Semarang.

Eksotiknya bangunan lama di sepanjang jalan dan lingkungannya mencerminkan Arbat berhasil dalam hal manajemen kota.

Keberhasilan tersebut menjadikan Arbat sebagai contoh pengelolaan Kota Lama Semarang, yang kini tengah direvitalisasi.

Harapannya, dalam empat hingga lima tahun mendatang, Kota Lama Semarang bisa menjadi kawasan yang nyaman dan mengesankan. Di kawasan ini juga ada pertunjukkan seni serta hiburan dari Karangdoro hingga pintu barat Jembatan Berok.

Baca juga: Ditahan Otoritas Bandara Rusia, Tas Asal Jateng Ini Dikira Berharga Ratusan Juta Rupiah

Adapun untuk sarana transportasi, sepeda ontel nanti akan menjadi transportasi resmi di kawasan Kota Lama. Sementara itu, kendaraan bermotor harus parkir di tempat khusus yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Dengan demikian, Kota Lama Semarang dapat menjadi seperti Arbat, sehingga menjadi destinasi wisata wajib dikunjungi oleh para pelancong. 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berjalan-jalan di kawasan Kota Lama Arbat, Moskwa, Rusia.Dok. Pemprov Jawa Tengah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berjalan-jalan di kawasan Kota Lama Arbat, Moskwa, Rusia.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan, perlu adanya kesungguhan menjadikan Kota Lama sebagai kawasan wisata konservasi unggulan

“Ini perlu agar Kota Lama nanti mampu diorientasikan sebagai ekspresi eksotis sejarah yang dikemas secara gaul dan menjadi jalan seni,” ungkap Ganjar Pranowo seperti dalam keterangan tertulisnya. 

Baca juga: Ganjar Pranowo dan Tri Rismaharini Dinilai Bisa Gantikan Sosok Jokowi

Dengan kenyamanan yang ditawarkan, lanjut Ganjar, Pemkot Semarang pun dapat menyerap maksimal pendapatan asli daerah.

"Yakinilah, dengan keseriusan menggarap, Kota Lama Semarang bisa menjadi "Arbat Kecil" dengan segala keunggulan faktor pembedanya," pungkasnya.

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buaya Muara Terjebak di Parkiran Pusat Perbelanjaan di Palu

Buaya Muara Terjebak di Parkiran Pusat Perbelanjaan di Palu

Regional
Ini Misi Paslon Jaya-Wira dan Amerta soal Membangkitkan Ekonomi Kota Denpasar Saat Covid-19

Ini Misi Paslon Jaya-Wira dan Amerta soal Membangkitkan Ekonomi Kota Denpasar Saat Covid-19

Regional
Debat Pilkada Denpasar, Ini Misi Kedua Paslon soal Penanganan Covid-19

Debat Pilkada Denpasar, Ini Misi Kedua Paslon soal Penanganan Covid-19

Regional
Tawuran Antar Simpatisan Paslon di Pilkada Malaka, 13 Orang Ditangkap

Tawuran Antar Simpatisan Paslon di Pilkada Malaka, 13 Orang Ditangkap

Regional
Peringatan dan Pesan Ridwan Kamil ke Wali Kota Cimahi yang Ditangkap KPK

Peringatan dan Pesan Ridwan Kamil ke Wali Kota Cimahi yang Ditangkap KPK

Regional
Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi, Pelaku Diduga Kelompok MIT, 150 KK Diungsikan

Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi, Pelaku Diduga Kelompok MIT, 150 KK Diungsikan

Regional
Ada yang Nekat Mendaki Gunung Merapi, BPPTKG: Tidak Dibenarkan karena Membahayakan Diri

Ada yang Nekat Mendaki Gunung Merapi, BPPTKG: Tidak Dibenarkan karena Membahayakan Diri

Regional
Viral Video Kondisi Kawah Merapi Saat Berstatus Level 3, Pemilik Akun: Bahaya Merapi Nyata

Viral Video Kondisi Kawah Merapi Saat Berstatus Level 3, Pemilik Akun: Bahaya Merapi Nyata

Regional
4 Desa di Kepulauan Meranti Terendam Banjir akibat Kanal Meluap

4 Desa di Kepulauan Meranti Terendam Banjir akibat Kanal Meluap

Regional
Kenalan di Facebook, PNS di Riau Ditipu Tentara AS Gadungan Rp 271 Juta, Korban Janji Dinikahi

Kenalan di Facebook, PNS di Riau Ditipu Tentara AS Gadungan Rp 271 Juta, Korban Janji Dinikahi

Regional
ABK yang Lompat Saat Kapal Diserang Perompak di Sorong Ditemukan Tewas

ABK yang Lompat Saat Kapal Diserang Perompak di Sorong Ditemukan Tewas

Regional
Ridwan Kamil Sudah Peringatkan Wali Kota Cimahi Sebelum Ditangkap KPK

Ridwan Kamil Sudah Peringatkan Wali Kota Cimahi Sebelum Ditangkap KPK

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 November 2020

Regional
Oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Utara Tertangkap Kasus Narkoba di Medan

Oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Utara Tertangkap Kasus Narkoba di Medan

Regional
komentar di artikel lainnya