Bara Api di Tungku Sebabkan 3 Rumah di Sumedang Ludes Terbakar

Kompas.com - 07/08/2019, 15:24 WIB
Tiga rumah panggung di Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat ludes terbakar, Rabu (7/8/2019) siang. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com Aam AminullahTiga rumah panggung di Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat ludes terbakar, Rabu (7/8/2019) siang. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Tiga rumah panggung di Dusun Sukamaju, RT 02/12, Desa Sukawangi, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, ludes terbakar, Rabu (7/8/2019) sekitar pukul 09.20 WIB.

Ketiga rumah tersebut diketahui milik Sarmi (95), jompo pemilik rumah panggung berukuran 4x6 meter persegi.

Lalu, Dodi (23), petani, pemilik rumah berukuran 5x7 meter persegi, serta Dana (25), petani pemilik rumah berukuran 5x7 meter persegi.


Baca juga: Diduga Lalai Menaruh Lilin Saat Pemadaman Listrik, 3 Rumah Terbakar

Kapolsek Pamulihan Iptu Agus Permana mengatakan, sumber api diduga berasal dari bara api di tungku rumah jompo Sarmi.

"Bara api di tungku Pak Sarmi diduga membesar akibat kencangnya angin. Api terus merambat dan membesar hingga mengakibatkan tiga rumah yang letaknya berimpitan satu sama lain ludes terbakar," ujarnya kepada Kompas.com di Polsek Pamulihan, Rabu siang.

Agus menuturkan, kondisi bangunan berbahan kayu dan bilik sehingga api mudah merambat dan membakar ketiga rumah tersebut.

Agus menyebutkan, api baru dapat dipadamkan satu jam kemudian oleh warga sekitar dibantu pihak kepolisian dan unsur TNI.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, semua penghuni rumah selamat. Kerugian belum dapat ditaksir. Dan, untuk sementara, seluruh korban tinggal di rumah keluarga mereka," tuturnya.

Baca juga: Sebuah Rumah Terbakar, 4 Bocah Bersaudara Ditemukan Tewas

Agus mengimbau, warga agar lebih waspada dan hati-hati pada musim kemarau berkepanjangan dengan kondisi angin yang berembus kencang. Hal itu agar peristiwa kebakaran seperti ini tidak kembali terjadi.

"Kami imbau warga agar lebih berhati-hati di musim kemarau. Baik yang diakibatkan oleh arus listrik maupun yang diakibatkan oleh tungku api, karena pada musim kemarau sangat rentan terjadi kebakaran," katanya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X