Gubernur hingga Anggota Polisi Gelar Shalat Ghaib untuk Mbah Moen di Surabaya

Kompas.com - 07/08/2019, 05:51 WIB
Gubernur hingga anggota Polri gelar Shalat Ghoib untuk Almarhum Mbah Maimun Selasa (6/8/2019) A. FAIZALGubernur hingga anggota Polri gelar Shalat Ghoib untuk Almarhum Mbah Maimun Selasa (6/8/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Ratusan jamaah mengikuti Shalat Ghaib di Masjid Agung Al-Akbar Surabaya, Selasa (6/8/2019).

Shalat ghaib digelar untuk almarhum KH Maimun Zubair atau Mbah Moen yang wafat saat menunaikan ibadah haji di Makkah Arab Saudi, Selasa pagi.

Shalat ghaib di masjid Agung Al-Akbar Surabaya digelar usai Shalat Isya berjamaah dipimpin oleh KH Abdul Hamid Abdullah.

Turut serta dalam Shalat Ghaib, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan sejumlah pejabat Pemprov Jawa Timur. Usai shalat ghaib, jamaah juga membaca doa dan tahlil.

"Alhamdulillah malam ini kami bisa menggelar shalat ghaib dan tahlil dihadiahkan khusus kepada almarhun Mbah Kyai Maimun. Insyaallah beliau khusnul khotimah," kata Khofifah usai pembacaan tahlil.

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Mbah Moen Meninggal di Mekkah | Oknum TNI Jual Amunisi ke OPM

Gubernur hingga anggota Polri gelar Shalat Ghoib untuk Almarhum Mbah Maimun Selasa (6/8/2019)KOMPAS.com/A. FAIZAL Gubernur hingga anggota Polri gelar Shalat Ghoib untuk Almarhum Mbah Maimun Selasa (6/8/2019)
Shalat ghaib untuk pengasuh pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah itu sebelumnya juga digelar oleh ratusan anggota Polri di masjid Arif Nurul Huda Mapolda Jawa Timur usai Shalat Ashar berjamaah.

Ulama berusia 90 tahun itu meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Kota Makkah Arab Saudi, Selasa pagi.

Jenazah almarhum Mbah Moen dishalatkan di Masjidil Haram.

Setelah itu, jenazah Ketua Dewan Syariah Partai Persatuan Pembangunan itu dimakamkan di kompleks pemakaman Ma'la. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengolah Cacing Merah Jadi Pundi-pundi Rupiah, Kisah Petani Desa Rejosari Riau (2)

Mengolah Cacing Merah Jadi Pundi-pundi Rupiah, Kisah Petani Desa Rejosari Riau (2)

Regional
Ganjar Sebut Pertemuan dengan Ridwan Kamil Bahas Kegiatan Pramuka

Ganjar Sebut Pertemuan dengan Ridwan Kamil Bahas Kegiatan Pramuka

Regional
Mengolah Cacing Merah Jadi Pundi-pundi Rupiah, Kisah Petani Desa Rejosari Riau (1)

Mengolah Cacing Merah Jadi Pundi-pundi Rupiah, Kisah Petani Desa Rejosari Riau (1)

Regional
Kisah di Balik Balita yang Kerap Bilang 'Maaf', Orangtua Dipenjara, Trauma Dianiaya Paman dan Bibi

Kisah di Balik Balita yang Kerap Bilang "Maaf", Orangtua Dipenjara, Trauma Dianiaya Paman dan Bibi

Regional
Hari Pertama Operasi Zebra Lodaya 2020 di Cianjur, Sasar Warga yang Tak Pakai Masker

Hari Pertama Operasi Zebra Lodaya 2020 di Cianjur, Sasar Warga yang Tak Pakai Masker

Regional
Wali Kota Madiun Izinkan SD, SMP dan SMA Gelar KBM Tatap Muka

Wali Kota Madiun Izinkan SD, SMP dan SMA Gelar KBM Tatap Muka

Regional
Libur Panjang, Pemeriksaan Kendaraan di Puncak Akan Diperketat

Libur Panjang, Pemeriksaan Kendaraan di Puncak Akan Diperketat

Regional
Sensasi Berkeliling Danau Laut Tawar di Dataran Tinggi Aceh Tengah

Sensasi Berkeliling Danau Laut Tawar di Dataran Tinggi Aceh Tengah

Regional
Kurang dari 7 Jam, Pembunuh Pedagang Pakaian di Kudus Berhasil Ditangkap

Kurang dari 7 Jam, Pembunuh Pedagang Pakaian di Kudus Berhasil Ditangkap

Regional
Pengakuan Pemandu Karaoke yang Pingsan Dipukuli Usai Menolak Diantar Pulang Tamu: Kami Baru Kenal

Pengakuan Pemandu Karaoke yang Pingsan Dipukuli Usai Menolak Diantar Pulang Tamu: Kami Baru Kenal

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pernikahan Siswi SMP di Lombok | Puluhan Rumah Rusak akibat Gempa M 5,9 Pangandaran

[POPULER NUSANTARA] Pernikahan Siswi SMP di Lombok | Puluhan Rumah Rusak akibat Gempa M 5,9 Pangandaran

Regional
Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Regional
Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Regional
Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Regional
'Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu'

"Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X