Prada DP Disarankan Membakar Kekasihnya Fera oleh Teman Pamannya

Kompas.com - 06/08/2019, 17:56 WIB
Prada DP terdakwa kasus pembunuhan serta mutilasi pacarnya sendiri Fera Oktaria (21) saat dibawa ke mobil tahanan, usai mengikuti sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Selasa (6/8/2019). AJI YULIANTO KASRIADI PUTRAPrada DP terdakwa kasus pembunuhan serta mutilasi pacarnya sendiri Fera Oktaria (21) saat dibawa ke mobil tahanan, usai mengikuti sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Selasa (6/8/2019).

PALEMBANG,KOMPAS.com- Elsa Eliza, bibi dari Prada DP dihadirkan pada sidang kedua di Pengadilan Militer I-04 Palembang sebagai saksi kesembilan terkait kasus pembunuhan serta mutilasi yang menimpa Fera Oktaria (21).

Di dalam persidangan, Elsa mengaku mengenal sosok Imam yang disebut-sebut sebagai saksi kunci atas kasus tersebut.

Sebab, Imam adalah orang yang mengajarkan Prada DP untuk membakar jenazah Fera dengan menggunakan racun nyamuk serta Pertalite.

"Dia adalah teman dari Sahir, suami saya," kata Elsa memberikan keterangan dalam sidang, Selasa (6/8/2019).

Baca juga: Temui Mantan Pacar, Prada DP Ngaku Putus dari Fera, Ajak Kabur dari Kejaran TNI

Elsa mengatakan, Prada DP tiba di Sungai Lilin pada 8 Mei 2019 lalu. Kabar kedatangan keponakannya itu ia ketahui setelah mendapatkan telepon dari Dodi Karnadi yang merupakan kakak ipar saksi.

Dari sambungan telepon itu, Dodi meminta Elsa datang ke rumahnya. Saat tiba di sana, Elsa melihat saksi Imam dan Prada DP sudah duduk di ruang depan.

Melihat kedatangan Elsa, Prada DP langsung menghampirinya dan memeluk saksi sambil minta maaf.

"Saya tanya kenapa lari, dia bilang Tante tidak tahu masalahnya. Setelah itu, dia tidak mau bicara," ujarnya.

Elsa sempat menanyakan keberadaan Fera kepada Prada DP.

Sebab, orangtua dari korban mengabarkan jika anaknya itu telah menghilang tanpa kabar sejak dua hari lalu. Namun, keponakannya itu mengaku tidak mengetahui keberadaan Fera.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Regional
BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Regional
Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Regional
Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Regional
Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Regional
Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Regional
Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Regional
Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Regional
Empat Wilayah di Sumsel Bersiap 'New Normal', Palembang Tak Masuk

Empat Wilayah di Sumsel Bersiap "New Normal", Palembang Tak Masuk

Regional
Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Regional
Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Regional
Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Regional
Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X