Mbah Maimun Zubair Meninggal Dunia Saat Ibadah Haji di Mekkah

Kompas.com - 06/08/2019, 09:23 WIB
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) bersama Ketua Majelis Syariah PPP Maimun Zubair (kedua kiri), Ketua Majelis Pakar PPP Lukman Hakim Saifuddin (kiri), dan Ketum PPP Romahurmuziy (keempat kiri) dan tamu undangan lainnya mengikuti rangkaian acara penutupan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II Bimtek Anggota DPRD Partai Persatuan Pembangunan di kawasan Ancol, Jakarta, Jumat (21/7/2017). Mukernas II PPP memutuskan mencalonkan Presiden Joko Widodo pada Pemilu Presiden 2019. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) bersama Ketua Majelis Syariah PPP Maimun Zubair (kedua kiri), Ketua Majelis Pakar PPP Lukman Hakim Saifuddin (kiri), dan Ketum PPP Romahurmuziy (keempat kiri) dan tamu undangan lainnya mengikuti rangkaian acara penutupan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II Bimtek Anggota DPRD Partai Persatuan Pembangunan di kawasan Ancol, Jakarta, Jumat (21/7/2017). Mukernas II PPP memutuskan mencalonkan Presiden Joko Widodo pada Pemilu Presiden 2019.

KOMPAS.com — Salah satu ulama besar di Indonesia, KH Maimun Zubair, dikabarkan meninggal di Mekkah, Selasa (6/8/2019).

"Saya dapat informasi dari Gus Rozin, staf istana yang ada di Mekkah. Mbah Maimun meninggal saat ibadah haji," kata Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Ali Masykur Musa kepada Kompas.com.

Sebelum berangkat haji, Mbah Maimun (Maimoen) sempat mendatangi kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Sabtu (27/7/2019).

Saat itu, Ketua Majelis Syariah PPP itu ditemani putranya yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimun.


Baca juga: Mengenang KH Maimun Zubair

Kepada Megawati, Mbah Moen menjelaskan kedatangannya hendak bersilaturahim sebelum pergi menunaikan ibadah haji. Dia berangkat ke Mekkah pada Minggu, 28 Juli 2019.

"Hanya silaturahim dan pamitan karena mau naik haji hari Minggu ke Tanah Suci. Itulah namanya persaudaraan yang hangat di antara beliau berdua," kata Wasekjen PDI-P Eriko Sotarduga.

Informasi mengenai berpulangnya Mbah Moen, demikian ia biasa disapa, juga disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani.

"Iya, saya mendapat kabar dari Mekkah," ucap Arsul Sani.

Menurut Arsul, kabar ini juga didapatkannya langsung dari putra Mbah Moen, yaitu Taj Yasin, yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah.

"Dikonfirmasi putra beliau, Gus Yasin, Wagub Jateng," kata Arsul.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Misteri Pembantaian di KM Mina Sejati, ke Mana Hilangnya 20 ABK dan 3 Pelaku?

Misteri Pembantaian di KM Mina Sejati, ke Mana Hilangnya 20 ABK dan 3 Pelaku?

Regional
Tri Susanti dan 5 Anggota Ormas Diperiksa Terkait Kasus Rasisme Mahasiswa Papua

Tri Susanti dan 5 Anggota Ormas Diperiksa Terkait Kasus Rasisme Mahasiswa Papua

Regional
Polda Jatim Bantah Anggota Kepolisian Terlibat Tindakan Rasisme terhadap Mahasiswa Papua

Polda Jatim Bantah Anggota Kepolisian Terlibat Tindakan Rasisme terhadap Mahasiswa Papua

Regional
Warga Bogor Merasakan Gempa, BPBD Dirikan Tenda Darurat

Warga Bogor Merasakan Gempa, BPBD Dirikan Tenda Darurat

Regional
Baku Tembak dengan KKB di Wamena, Jalur Habema ke Nduga Dibatasi

Baku Tembak dengan KKB di Wamena, Jalur Habema ke Nduga Dibatasi

Regional
Wali Kota Surakarta Jamin Keamanan Mahasiswa Papua Pasca-muncul Vandalisme Berbau Provokatif

Wali Kota Surakarta Jamin Keamanan Mahasiswa Papua Pasca-muncul Vandalisme Berbau Provokatif

Regional
Anggota DPRD Jabar Periode 2014-2019 Dapat Pin Emas di Akhir Masa Jabatan, Apa Alasannya?

Anggota DPRD Jabar Periode 2014-2019 Dapat Pin Emas di Akhir Masa Jabatan, Apa Alasannya?

Regional
Kekeringan, Warga Pringsewu Lampung Mandi 3 Hari Sekali

Kekeringan, Warga Pringsewu Lampung Mandi 3 Hari Sekali

Regional
Duduk Perkara Pembantaian ABK KM Mina Sejati, 23 Orang Termasuk Pembantai Hilang Misterius

Duduk Perkara Pembantaian ABK KM Mina Sejati, 23 Orang Termasuk Pembantai Hilang Misterius

Regional
Buntut Aksi di Asrama Mahasiswa Papua, Wakil Ketua FKPPI Surabaya Dicopot

Buntut Aksi di Asrama Mahasiswa Papua, Wakil Ketua FKPPI Surabaya Dicopot

Regional
Wacana Bekasi Gabung Jakarta, Kewenangan Pusat hingga Butuh Biaya Besar

Wacana Bekasi Gabung Jakarta, Kewenangan Pusat hingga Butuh Biaya Besar

Regional
9 Tahun Jadi Budak Seks Ayah, Dua Kakak Beradik Ini Alami Trauma

9 Tahun Jadi Budak Seks Ayah, Dua Kakak Beradik Ini Alami Trauma

Regional
Sempat Mencekam, Situasi Wamena Papua Kini Mulai Kondusif

Sempat Mencekam, Situasi Wamena Papua Kini Mulai Kondusif

Regional
TNI: KKB di Wamena Ingin Rampas Logistik di Pasar Jibama

TNI: KKB di Wamena Ingin Rampas Logistik di Pasar Jibama

Regional
Baku Tembak dengan KKB di Wamena, Satu Polisi dan Banpol Terluka

Baku Tembak dengan KKB di Wamena, Satu Polisi dan Banpol Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X