Kuasa Hukum: Kasus Baiq Nuril Menjadi Catatan Sejarah Hukum di Indonesia

Kompas.com - 05/08/2019, 16:32 WIB
Baiq Nuril saat bertemu rekan-rekan yang mendukungnya untuk mendapatkan keadilan di di Fakultas Hukum, Universitas Mataram Senin (5/8/2019) KOMPAS.com/Idham KhalidBaiq Nuril saat bertemu rekan-rekan yang mendukungnya untuk mendapatkan keadilan di di Fakultas Hukum, Universitas Mataram Senin (5/8/2019)

MATARAM, KOMPAS.com - Bertempat di Lab Hukum, Fakultas Hukum Universitas Mataram, Baiq Nuril bersama kuasa hukum dan rekan-rekan yang mendukungnya menggelar silaturahim sebagai tanda syukur dirinya bebas dari jeratan hukum.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi memberikan amnesti kepada Nuril atas kasus hukum yang menjeratnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nuril menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dirinya. 

“Teman-teman semua adalah pahlawan tanpa tanda jasa, tanpa kalian semua saya tidak bisa apa-apa. Muda-mudahan, tali persaudaraan ini tidak sampai di sini,” ujar Nuril di hadapan pendukungnya, Senin (5/8/2019).

Baca juga: Kasus Baiq Nuril, Ini Pesan dari Kejari Mataram

Dia berharap ke depan dirinya bisa menjalani kehidupan yang lebih baik, dan tidak ada lagi wanita-wanita seperti Nuril menjadi korban pelecehan seksual.

Sementara itu Joko Jumadi selaku kuasa hukum mengatakan, sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah ikut serta membantu dalam mengadvokasi kasus Baiq Nuril.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses sampai bisa selesai advokasi. Tanpa dukungan dari semua pihak, kita tidak akan bisa melakukan ini,” ungkap Jumadi.

Baca juga: Baiq Nuril Akan Membingkai Surat Keppres Amnesti dari Jokowi

Joko juga menyebutkan, kasus Nuril telah mengubah banyak hal.

“Kasus Baiq Nuril mengubah banyak hal dan menjadi catatan sejarah hukum di Indonesia sebagai satu-satunya perempuan yang mendapatkan amesti,” ujar Joko.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X