Kompas.com - 05/08/2019, 15:34 WIB
Kondisi rumah warga di Kampung Pasir Peso, Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang rusak akibat guncangan gempa Banten magnitudo 6.9 Jumat malam kemarin. Firman TaufiqurrahmanKondisi rumah warga di Kampung Pasir Peso, Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang rusak akibat guncangan gempa Banten magnitudo 6.9 Jumat malam kemarin.

CIANJUR, KOMPAS.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat ada 33 rumah dan satu tempat ibadah yang rusak akibat gempa Banten magnitudo 6,9, yang terjadi pada Jumat (2/8/2019) malam.

Kerusakan tersebar di lima wilayah kecamatan, yakni Agrabinta, Cibeber, Pasirkuda, Naringgul dan Kecamatan Karangtengah.

“Rinciannya yang rusak berat 1 rumah, rusak sedang ada 9 dan (rusak) ringan 23 rumah, di tambah satu fasilitas umum yakni tempat ibadah yang mengalami kerusakan ringan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Cianjur Dodi Permadi di Gedung DPRD Cianjur, Senin (5/8/2019).

Baca juga: Jangan Mudah Percaya, Ini 3 Hoaks yang Muncul Setelah Gempa Banten

BPBD saat ini telah mengirimkan personel ke lokasi untuk melakukan penilaian angka kerusakan sekaligus pencocokan jumlah kerusakan dari data awal dengan kondisi di lapangan.

“Setelah data akurat kami peroleh, kemudian ditentukan bantuan apa nanti yang akan kami berikan kepada para korban,” kata Dodi.

Seorang warga di Kampung Pasir Peso, Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat memerlihatkan dinding rumahnya yang ambruk akibat guncangan gempa Banten magnitudo 6.9 Jumat malam kemarin.Firman Taufiqurrahman Seorang warga di Kampung Pasir Peso, Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat memerlihatkan dinding rumahnya yang ambruk akibat guncangan gempa Banten magnitudo 6.9 Jumat malam kemarin.
Menurut Dodi, sejauh ini pihaknya tidak mendapatkan informasi mengenai adanya korban jiwa maupun luka-luka.

“Alhamdulilah nihil. Tidak ada laporan (adanya korban jiwa dan luka),” ucap Dodi.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah rumah di Kampung Pasir Peso, RT 003/004 Desa Cibadak, Kecamatan Cibeber, Cianjur, rusak akibat guncangan gempa yang terjadi di Selat Sunda itu.

Dua unit rumah di antaranya rusak parah, bahkan dinding belakang rumah milik Jamaludin (45) ambruk dan merusak sejumlah barang-barang miliknya.

Sementara, di Agrabinta, sebanyak enam unit rumah juga rusak. Lima unit rumah rusak berat di Desa Neglasari dan satu unit rumah rusak ringan di Desa Tanjungsari. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X