Listrik Mati, Ini Daftar Perjalanan KA Jarak Jauh yang Terganggu di Purwokerto

Kompas.com - 05/08/2019, 11:49 WIB
Mulai hari ini, 30 Juli 2019, perjalanan Kereta Api Siliwangi diperpanjang sampai Stasiun Ciranjang, dari sebelumnya hanya sampai Stasiun Cianjur. DOK HUMAS PT KAI DAOP 2 BANDUNGMulai hari ini, 30 Juli 2019, perjalanan Kereta Api Siliwangi diperpanjang sampai Stasiun Ciranjang, dari sebelumnya hanya sampai Stasiun Cianjur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Listrik padam di wilayah Jabodetabek, sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah turut berdampak pada perjalanan kereta api ke berbagai rute.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional 5 Purwokerto Supriyanto menuturkan, perjalanan kereta keberangkatan Stasiun Gambir atau Stasiun Pasarsenen mengalami keterlambatan setelah padamnya listrik tersebut.

"Berangkatnya dari Jakarta sudah terlambat. Karena kemarin (Minggu, 4/8/2019) gangguan Listrik Aliran Atas (LAA) yang menggerakkan KRL," kata Supriyanto kepada Kompas.com, Senin (5/8/2019) pagi.

Dengan berhentinya operasional KRL, menyebabkan jalur KA tertutup dan perlu ditarik serta ditata di stasiun terdekat.

Baca juga: Berapa Besaran Kompensasi Bagi Konsumen yang Kena Pemadaman Listrik PLN?

"Baru perjalanan KA jarak jauh bisa jalan," lanjut dia.

Berikut daftar kereta yang mengalami keterlambatan:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • KA Gajayana rute Gambir-Purwokerto-Malang
    Seharusnya pukul 22.34 WIB datang di Stasiun Purwokerto, menjadi pukul 01.48 WIB, mengalami keterlambatan selama 194 menit.

  • KA Sawunggalih rute Pasarsenen-Purwokerto-Kutoarjo
    Seharusnya pukul 23.22 WIB datang di Stasiun Purwokerto, menjadi pukul 00.16 WIB, mengalami keterlambatan selama 54 menit.

  • KA Senja Utama Yogyakarta rute Pasarsenen-Purwakerto-Yogyakarta
    Seharusnya pukul 23.52 WIB datang di Stasiun Purwokerto, menjadi pukul 00.28 WIB, mengalami keterlambatan selama 36 menit.

  • KA Argo Lawu rute Gambir-Purwokerto-Solo
    Seharusnya pukul 01.09 WIB datang di Stasiun Purwokerto, menjadi pukul 04.02 WIB, mengalami keterlambatan selama 173 menit.

  • KA Taksaka rute Gambir-Purwokerto-Yogyakarta
    Seharusnya pukul 01.43 WIB datang di Stasiun Purwokerto, menjadi pukul 04.36 WIB, mengalami keterlambatan selama 173 menit.

  • KA Mataram rute Pasarsenen-Lempuyangan
    Seharusnya pukul 01.56 WIB datang di Stasiun Purwokerto, menjadi pukul 02.17 WIB, mengalami keterlambatan selama 21 menit.

  • KA Bogowonto rute Pasarsenen-Purwokerto-Lempuyangan
    Seharusnya pukul 02.40 WIB datang di Stasiun Purwokerto, menjadi pukul 03.08 WIB, mengalami keterlambatan selama 28 menit.

  • KA Senja Utama Solo rute Pasar Senen-Solo
    Seharusnya pukul 02.54 WIB datang di Stasiun Purwokerto, menjadi pukul 03.37 WIB, mengalami keterlambatan selama 43 menit.

"Dan untuk keberangkatan ke tujuan akhir, kelambatan di stasiun Purwokerto rata-rata bisa berkurang 10-20 menit," ujar Supriyanto.

Baca juga: Listrik Masih Padam di Sebagian Wilayah Jakarta, Anies Imbau Warga Periksa Isi Kulkas

Meski demikian, kedatangan KA Senin (5/8/2019) pagi belum dapat dipantau di Stasiun Purwokerto.

"(KA dari Jakarta) pagi ini belum bisa dipantau. Karena rata-rata masuknya jam 12 an ke atas," kata Supriyanto.

Supriyanto memohon maaf kepada masyarakat atas keterlambatan KA yang terjadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.