Minta Kejelasan Status, Ratusan Pencari Suaka Datangi IOM di Tanjungpinang

Kompas.com - 05/08/2019, 11:31 WIB
Ratusan pencari suaka mendatangi kantor Internasional Organization for Migration (IOM) di Jalan Peralatan nomor 11 Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Senin (5/8/2019). HADI MAULANARatusan pencari suaka mendatangi kantor Internasional Organization for Migration (IOM) di Jalan Peralatan nomor 11 Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Senin (5/8/2019).

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Ratusan pencari suaka mendatangi kantor Internasional Organization for Migration (IOM) di Jalan Peralatan, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Senin (5/8/2019).

Para pencari suaka datang dari badra resort di Kabupaten Bintan menggunakan angkutan umum.

Mereka membawa sejumlah spanduk yang salah satunya bertuliskan, "We want resettlement we are tired of unlimited waiting Times. Please understand us. Is 7 years a short time for a single refugee?. Please help us, we are also human,".

Baca juga: 2 Warga Afganistan Pencari Suaka Terindikasi Praktik Prostitusi

Beberapa lainnya menuliskan, "Kami mengalami gangguan mental". Kemudian, "Menjadi pengungsi tidak pernah menjadi pilihan kami,".

Alzobier Pasha, salah satu pencari suaka asal Sudan, mengatakan, dirinya bersama teman-teman yang lain ingin mendapat kejelasan tentang masa depan mereka.

Selain itu, mereka juga meminta penempatan yang pasti, karena mereka sudah lelah dengan penantian yang tidak kunjung pasti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya sudah lima tahun di sini, ada juga rekan-rekan yang sudah tujuh tahun, kami hanya minta kepastian saja," kata Alzobier saat ditemui di sela aksi damai yang dilakukan para pencari suaka, Senin.

Ratusan pencari suaka mendatangi kantor Internasional Organization for Migration (IOM) di Jalan Peralatan nomor 11 Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Senin (5/8/2019).HADI MAULANA Ratusan pencari suaka mendatangi kantor Internasional Organization for Migration (IOM) di Jalan Peralatan nomor 11 Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Senin (5/8/2019).
Alzobier juga berharap adanya kejelasan dan solusi untuk permintaan menjalani proses perpindahan status negara ketiga.

Berdasarkan pantauan di lokasi, para pencari suaka masih terus menyuarakan pendapatnya di depan kantor IOM di Tanjungpinang.

Aksi yang dijaga ketat oleh pihak kepolisian dari Polres Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan ini tetap berjalan aman dan kondusif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.