Cerita Petugas TNI Rela Tidur di Kawasan Kebakaran Lahan demi Padamkan Api di Riau

Kompas.com - 04/08/2019, 06:30 WIB
Petugas TNI mendirikan posko penginapan disekitar lokasi kebakaran lahan di Desa Bedagu, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu (3/8/2019). IDONPetugas TNI mendirikan posko penginapan disekitar lokasi kebakaran lahan di Desa Bedagu, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu (3/8/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Prajurit TNI Angkatan Darat (AD) rela tidur di sekitar lokasi kebakaran hutan dan lahan di Desa Bedagu, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, demi memadamkan api.

Hingga Sabtu (3/8/2019), api tak kunjung padam di lahan gambut itu.

Petugas sengaja mendirikan posko penginapan di dekat lahan terbakar, agar titik api bisa cepat dipadamkan.

Selain itu, jarak tempuh ke lokasi juga sangat jauh. Dari permukiman warga ke lokasi berjarak sekitar 20 kilometer.

Baca juga: Kepri Rawan Kebakaran, Ini Penyebab dan Bagaimana Mencegahnya

Untuk menuju ke lokasi, tak hanyak menempuh jalan darat. Tapi, petugas juga harus melewati kanal selebar lima meter dengan speed boat lebih kurang 20 menit.

Puluhan prajurit TNI AD ini berasal dari jajaran Kodim 0313/Kampar dan ada juga dari Batalyon Arhanudse 13 Pekanbaru.

Mereka dikerahkan untuk berjibaku memadamkan api bersama kepolisian, Manggala, BPBD, masyarakat peduli api (MPA) dan turut dibantu perusahaan swasta setempat.

Komandan Kodim 0313/Kampar Letkol Inf Aidil Amin mengatakan, sudah empat malam anggotanya tidur di posko penginapan yang didirikan di dekat lokasi kebakaran.

"Anggota sudah hari keempat melakukan pemadaman di Desa Bedagu. Di sini ada 70 personel kami tempatkan. Mereka sengaja kami tempatkan tidur di sekitar lokasi lahan terbakar, sebagai bentuk upaya TNI dengan sigap mengatasi karhutla (kebakaran hutan dan lahan) dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat," ungkap Aidil saat ditemui Kompas.com di lokasi kebakaran lahan di Desa Bedagu, Sabtu.

Aidil mengaku sudah empat hari ikut membantu memadamkan api. Menurut dia, saat ini sebagian titik api sudah bisa diatasi, berkat kesigapan petugas.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski Pandemi, Luwu Utara Surplus Beras Hingga 34.000 Ton Lebih

Meski Pandemi, Luwu Utara Surplus Beras Hingga 34.000 Ton Lebih

Regional
Pelempar Al Quran di Makassar: Saya Khilaf, Saya Minta Maaf

Pelempar Al Quran di Makassar: Saya Khilaf, Saya Minta Maaf

Regional
2 dari 6 Tahanan Covid-19 yang Kabur di Jayapura Menyerahkan Diri

2 dari 6 Tahanan Covid-19 yang Kabur di Jayapura Menyerahkan Diri

Regional
Tak Terima Penghulu Hendak Nikahkan Anaknya, Ibu Pengantin: Stop Bapak

Tak Terima Penghulu Hendak Nikahkan Anaknya, Ibu Pengantin: Stop Bapak

Regional
Tidak Mau Disebut Kebobolan Soal Klaster Secapa AD, Ini Penjelasan Wakil Wali Kota Bandung

Tidak Mau Disebut Kebobolan Soal Klaster Secapa AD, Ini Penjelasan Wakil Wali Kota Bandung

Regional
Kronologi Wanita Ngamuk dan Lempar Al Quran, Awalnya Kesal Dituduh Laporkan Tetangga Berjudi

Kronologi Wanita Ngamuk dan Lempar Al Quran, Awalnya Kesal Dituduh Laporkan Tetangga Berjudi

Regional
Industri Olahan Cokelat Nglanggeran Gunungkidul, Mulai Bangkit di Tengah Pandemi

Industri Olahan Cokelat Nglanggeran Gunungkidul, Mulai Bangkit di Tengah Pandemi

Regional
Terjatuh Saat Berolahraga, Ketua DPRD Samarinda Tutup Usia

Terjatuh Saat Berolahraga, Ketua DPRD Samarinda Tutup Usia

Regional
Duduk Perkara Wanita Ngamuk dan Lempar Alquran, Emosi Dituding Tukang Lapor Polisi

Duduk Perkara Wanita Ngamuk dan Lempar Alquran, Emosi Dituding Tukang Lapor Polisi

Regional
Investigasi Kematian Warga di Boven Digoel, Komnas HAM Papua Keluarkan 5 Rekomendasi

Investigasi Kematian Warga di Boven Digoel, Komnas HAM Papua Keluarkan 5 Rekomendasi

Regional
Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, BPBD Klaten Petakan Tempat Evakuasi Warga

Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, BPBD Klaten Petakan Tempat Evakuasi Warga

Regional
Menolak Dirawat di Bantul, Pasien Covid-19 Pilih Pulang ke Madura

Menolak Dirawat di Bantul, Pasien Covid-19 Pilih Pulang ke Madura

Regional
Ini Kondisi Covid-19 di Surabaya Setelah 2 Pekan Waktu yang Diberikan Jokowi Habis

Ini Kondisi Covid-19 di Surabaya Setelah 2 Pekan Waktu yang Diberikan Jokowi Habis

Regional
Ridwan Kamil: Klaster Secapa AD adalah Anomali, Akan Ditangani Langsung Mabes TNI

Ridwan Kamil: Klaster Secapa AD adalah Anomali, Akan Ditangani Langsung Mabes TNI

Regional
Ridwan Kamil Sarankan Pembatasan Akses Warga Sekitar Secapa AD Hegarmanah

Ridwan Kamil Sarankan Pembatasan Akses Warga Sekitar Secapa AD Hegarmanah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X