Drama Polisi Todongkan Pistol dan Kejar Sopir Fortuner Pelaku Tabrak Lari

Kompas.com - 03/08/2019, 20:38 WIB
Tangkapan layar video aksi Polisi di Mojokerto Jawa Timur, menghentikan mobil Toyota Fortuner yang kabur usai menabrak pengendara motor. KOMPAS.com/HANDOUTTangkapan layar video aksi Polisi di Mojokerto Jawa Timur, menghentikan mobil Toyota Fortuner yang kabur usai menabrak pengendara motor.

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (3/8/2019) pagi.

Mobil Toyota Fortuner warna putih dengan nomor polisi S 1479 QJ menabrak motor Honda Supra X 125 dengan nomor polisi S 2384 UJ. Akibat tabrakan tersebut, pengendara motor terjatuh.

Usai menabrak pengendara motor, pengemudi mobil Toyota Fortuner warna putih itu tak menghentikan mobilnya. Dia justru terus memacu kendaraannnya ke arah Mojosari.

Akibat ulahnya, dua anggota Satlantas Polres Mojokerto dengan mengendarai motor, lantas mengejar pelaku tabrak lari tersebut.

Mobil Toyota Fortuner itu dihentikan oleh warga bersama 2 petugas yang melakukan pengejaran. Mobil itu dihentikan di simpang tiga Krembung Dumpul, Mojosari, Mojokerto, saat akan kabur ke arah Krian, Sidoarjo.

Baca juga: Pelaku Tabrak Lari di Overpass Manahan yang Terekam CCTV Belum Juga Tertangkap

Aksi polisi mengejar mobil Toyota Fortuner pelaku tabrak lari, merupakan gambar dari tayangan video amatir yang beredar luas di media sosial dan aplikasi WhatsApp pada Sabtu (3/8/2019).

Ada 2 video yang didapatkan Kompas.com terkait aksi itu. Video pertama menayangkan adegan 2 polisi mengejar mobil Toyota Fortuner di tengah kondisi arus lalu lintas yang sedang ramai.

Tampak dalam tayangan pada video pertama, mobil warna putih dengan nopol S 1479 QJ berhenti di tengah jalan, lalu didekati oleh 2 polisi. Saat mendekati mobil, petugas menodongkan pistol ke arah pengemudinya.

Lalu pada video kedua, 2 petugas sedang berusaha membuka pintu mobil bagian kanan. Tayangan itu memperlihatkan kedua petugas sedang memegang pistol, satu diarahkan ke atas dan satunya lagi ke bawah.

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Bobby Zulfikar saat dikonfirmasi membenarkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukum Polres Mojokerto.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (3/8/2019) pagi, berawal dari kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Pungging, Kecamatan Pungging.

"Iya, itu kejadian tadi pagi. Mobil pelaku bertabrakan dengan sepeda motor," ungkapnya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (3/8/2019) petang.

Kronologinya, papar Bobby, mobil Toyota Fortuner melaju dari arah Pasuruan ke arah Mojosari. Saat berada di lokasi kejadian tabrakan, mobil warna putih itu mendahului mobil di depannya dari sisi kanan.

Namun pada saat bersamaan, melaju dari arah berlawanan sepeda motor Honda Supra X 125 yang dikemudikan Mochammad Machin (72), warga Banjarkemantren, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Kecelakaan antara mobil dan motor tersebut tak terhindarkan. Pengemudi motor tersungkur dengan kondisi luka cukup parah.

Sementara, usai menabrak pengendara motor, pengemudi mobil Toyota Fortuner tak menghentikan kendaraannnya. Kendaraan itu terus melaju ke Mojosari.

Menurut Bobby, karena berusaha kabur usai menabrak pengendara motor, petugas pun lantas melakukan pengejaran. Diakuinya, 2 petugas di lapangan sempat menodongkan pistol ke arah pengemudi.

Dijelaskan, hal itu dilakukan lantaran pengemudi tak mau turun dari mobilnya, serta mengantisipasi adanya tindakan kriminal.

Disebutkan, pelaku tabrak lari atau pengemudi mobil Toyota Fortuner warna putih tersebut adalah Hendry Wibowo (40), warga Jalan Masjid, Desa Sarirejo, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Baca juga: Polisi Temukan Titik Terang Kasus Tabrak Lari Overpass Manahan

Saat ini, pelaku tabrak lari beserta kendaraannya diamankan dan diperiksa di kantor Satlantas Polres Mojokerto.

"Pelaku berikut kendaraannnya sudah kami amankan," ujar Bobby kepada Kompas.com.

Sementara itu, pengendara motor yang menjadi korban tabrak lari, dikabarkan mengalami patah kaki dan gegar otak ringan. Korban menjalani perawatan di RSUD Prof Dr Soekandar, Mojosari, Kabupaten Mojokerto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Regional
Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Regional
Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Regional
Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Regional
Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Regional
BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

Regional
Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Regional
Wali Kota Solo 'Bermain' Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Wali Kota Solo "Bermain" Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X