Kompas.com - 03/08/2019, 12:33 WIB
Proses pengangkatan dua penambang yang tewas, Darmadi (39) dan Abdul Rahman (46), di Desa Selinsing, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (27/7/2019). BPBD Belitung TimurProses pengangkatan dua penambang yang tewas, Darmadi (39) dan Abdul Rahman (46), di Desa Selinsing, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (27/7/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Pjs Direktur Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) Bangka Belitung (Bael), Edo Rahman, mengatakan, 19 orang tewas dalam kecelakaan di tambang timah di Bangka Belitung selama tiga bulan terakhir.

 

Walau kecelakaan terjadi beruntun, dia menilai pemerintah tampak abai dalam menyikapi persoalan dan bahaya itu.

"Dalam tiga bulan terakhir, kami mencatat 19 nyawa melayang karena laka (kecelakaan) tambang," kata Edo kepada wartawan di Pangkal Pinang, Jumat (2/8/2019).

Dia menjelaskan, selain korban jiwa, penambangan timah juga menimbulkan kerusakan lingkungan. Hal itu terjadi karena tata kelola penambangan yang buruk sehingga kerusakan semakin masif.

Baca juga: Polisi Hentikan Operasi Tambang Timah Apung Ilegal di Pangkal Pinang

Dia berharap ada moratorium penambangan karena di satu sisi upaya pengawasan dan penegakan hukum sangat lemah. Aktivitas penambangan yang telah dilakukan selama ini tidak sebanding dengan capaian pemulihan lingkungan.

Berdasarkan catatan Walhi Bangka Belitung tahun 2018, ada 1.343 IUP pertambangan dan 298 IUP laut yang luasnya mencapai 595.381 hektar.

Sementara tingkat kerusakan lahan mencapai 1,053 juta hektar atau 62 persen dari luas daratan. 

Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat, kerugian negara dari penambangan timah sebesar 68 triliun rupiah  dari pajak, biaya reklamasi, royalti, pajak ekspor dan penerimaan non-pajak.

Walhi menyayangkan momentum pembahasan Raperda RWZP3K tidak dimanfaatkan untuk membenahi dan atau menganulir IUP yang bersinggungan dengan sektor lainnya, terutama nelayan dan pariwisata.

Baca juga: Longsor Tambang Ilegal di Bangka Tengah, 3 Orang Tewas



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X