Lompat ke Sungai, Pelaku Penembakan Kanit Reskrim Polsek Mesuji Tewas Tenggelam

Kompas.com - 02/08/2019, 20:13 WIB
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi menunjukkan barang bukti berupa senjata api yang digunakan oleh Jon tersangka kasus penembakan Kanit Reskrim Polsek Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Aipda Anumerta Aprizal, Jumat (2/8/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAKabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi menunjukkan barang bukti berupa senjata api yang digunakan oleh Jon tersangka kasus penembakan Kanit Reskrim Polsek Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Aipda Anumerta Aprizal, Jumat (2/8/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Jonhen alias Jon (40), salah satu pelaku penembakan Kanit Reskrim Polsek Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Aipda Anumerta Aprizal, ditemukan tewas setelah mencoba melarikan diri dengan cara melompat ke sungai ketika ditangkap petugas.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriadi mengatakan, Jon adalah satu dari enam tersangka pelaku penembakan Aipda Anumerta Aprizal.

Saat dilakukan penangkapan di Jalan Umum, Kecamatan Way Bahoga, Way Kanan Lampung, pelaku mencoba melompat dari mobil petugas untuk melarikan diri.

Baca juga: Kronologi Tewasnya Kanit Reskrim di Tangan Perampok, Tertembak di Dada Kanan hingga Terguling di Jembatan

"Saat itu anggota berhenti hendak buang air kecil. Mendadak pelaku langsung mencoba kabur dan keluar dari mobil langsung melompat ke sungai di Desa Kuto Sari, Kecamatan Belitang, OKU Timur, dalam keadaan terborgol," kata Supriadi, ketika berada di rumah sakit Bhayangkara Palembang, Jumat (2/8/2019).

Saat terjun ke sungai, petugas langsung melakukan pencarian terhadap Jon selama 15 menit. Tak jauh dari sungai, Jon sudah ditemukan tewas lemas akibat tenggelam.

Setelah jenazah Jon ditemukan, petugas langsung membawanya ke rumah sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum.

"Kondisi arus sungai waktu itu sangat deras, diduga pelaku meninggal karena terbawa arus, terlebih lagi saat itu dia dalam keadaan teborgol," ujar dia.

Supriadi menerangkan, saat ini mereka telah mencari pelaku lain yang merupakan komplotan Jon. Nama Jon sebelumnya muncul setelah dilakukan pemeriksaan kepada para saksi.

Baca juga: Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kerusuhan Mesuji, Apa Saja Perannya?

"Lima pelaku lain masih dikejar, kami masih kembangkan kasus ini. Dari tersangka kami dapatkan senjata api rakitan," ujar Supriadi.

Sekadar mengingatkan, Kanitreskrim Polsek Mesuji Makmur Aipda Anumerta Afrizal sebelumnya tewas usai mencoba menangkap kawanan perampok tauke karet di Dusun 5, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan, Sabtu (1/6/2019) kemarin.

Tauke karet yang bernama Kodri (40), mengalami luka tembak di bagian paha kiri dan perut oleh kawanan Jon. Sementara, Aipda Anumerta Afrizal tewas usai mengalami luka tembak di bagian dada.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Kasus Harian Covid-19 Jateng Tertinggi di Indonesia, Begini Respons Ganjar...

Jumlah Kasus Harian Covid-19 Jateng Tertinggi di Indonesia, Begini Respons Ganjar...

Regional
Tak Dukung Calon yang Diusung Partai, Demokrat Pecat Seorang Anggota DPRD Manado

Tak Dukung Calon yang Diusung Partai, Demokrat Pecat Seorang Anggota DPRD Manado

Regional
Berusaha Kabur, Seorang Pencuri Spesialis Kamar Kos Ditembak Polisi

Berusaha Kabur, Seorang Pencuri Spesialis Kamar Kos Ditembak Polisi

Regional
Aktivitas Gunung Ile Lewotolok Lembata Terus Meningkat, Warga Diimbau Pakai Masker

Aktivitas Gunung Ile Lewotolok Lembata Terus Meningkat, Warga Diimbau Pakai Masker

Regional
Pengelola Wisata di Aceh Tengah Tewas Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Ini Penyebabnya

Pengelola Wisata di Aceh Tengah Tewas Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Ini Penyebabnya

Regional
Video 'Hancurkan Risma' Viral, Balai Kota Surabaya Dipenuhi Karangan Bunga

Video "Hancurkan Risma" Viral, Balai Kota Surabaya Dipenuhi Karangan Bunga

Regional
Bagikan Informasi Secara Efektif, Babel Sandang Predikat 'Most Engaging' Pemprov

Bagikan Informasi Secara Efektif, Babel Sandang Predikat "Most Engaging" Pemprov

Regional
Ingatkan Bahaya Covid-19 kepada Pimpinan Ponpes, Bupati Sumedang: Vaksinnya Belum Ada

Ingatkan Bahaya Covid-19 kepada Pimpinan Ponpes, Bupati Sumedang: Vaksinnya Belum Ada

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus, Polisi Evakuasi Warga dan Gendong Lansia

Gunung Ile Lewotolok Meletus, Polisi Evakuasi Warga dan Gendong Lansia

Regional
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Pekanbaru: Masyarakat Abaikan Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Pekanbaru: Masyarakat Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Kisah Pilu Nyilat, Seberangi Sungai Sembari Bawa Sepeda Motor, Tenggelam dan Meninggal

Kisah Pilu Nyilat, Seberangi Sungai Sembari Bawa Sepeda Motor, Tenggelam dan Meninggal

Regional
Keluarga Anggota Klub Moge yang Keroyok Anggota TNI Minta Maaf, Mengaku Diteror di Medsos

Keluarga Anggota Klub Moge yang Keroyok Anggota TNI Minta Maaf, Mengaku Diteror di Medsos

Regional
Seorang Istri Bacok Suaminya Saat Tidur, Penyebabnya Diduga karena Cemburu

Seorang Istri Bacok Suaminya Saat Tidur, Penyebabnya Diduga karena Cemburu

Regional
Tak Pernah Cekcok, Istri Tiba-tiba Bacok Suami, Diduga karena Curiga Dimadu

Tak Pernah Cekcok, Istri Tiba-tiba Bacok Suami, Diduga karena Curiga Dimadu

Regional
Terdesak Utang, Penjaga Kelenteng Curi Minyak Goreng dan Kotak Angpao

Terdesak Utang, Penjaga Kelenteng Curi Minyak Goreng dan Kotak Angpao

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X