Getaran Gempa Banten Terasa Kencang hingga Desa Luas di Lampung Barat

Kompas.com - 02/08/2019, 20:11 WIB
Ilustrasi gempa. ShutterstockIlustrasi gempa.
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Getaran gempa bumi terasa di Jakarta. Berdasarkan informasi resmi dari akun Instagram Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) @infobmkg, gempa berpusat di Wilayah Sumur, Banten, pada pukul 19.03 WIB.

"Kekuatan 7,4 SR, berpotensi terjadi tsunami," tulis Instagram BMKG, Jumat.

Dini Aulia (20), seorang mahasiswa yang sedang mengikuti kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) di wilayah Lampung Barat mengatakan, getaran gempa terasa kencang di lokasi tempat dia berada di Desa Luas, Kecamatan Batu Ketulis, Kabupaten Lampung Barat.

Baca juga: Gempa Banten Terasa hingga Pesisir Selatan Gunungkidul, Warga Tetap Tenang

"Kencang banget gempanya, aku lagi di rumah, lagi KKN, semua goyang, barang-barang di rumah semuanya getar, meja, kursi, gorden," kata Dini saat dihubungi Kompas.com, Jumat.

Wilayah Lampung Barat yang merupakan pesisir laut itu pun kini diberi status waspada oleh pihak BMKG.

Dini menambahkan, meski gempa terasa sangat kencang dirasakannya, tidak ada bangunan yang rusak atau jalan retak di sekitarnya.

"Gempanya sekitar 30 detik lumayan lama, ini juga dekat laut wilayahnya. Tapi sekarang sudah masuk semua tadi sih pada keluar," ujar Dini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Regional
Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Regional
Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Regional
Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Regional
Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Regional
Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Regional
119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X