Basarnas Makassar dan TNI AU Bantu Pencarian Kapal Tenggelam KM Pieces di Kalsel

Kompas.com - 02/08/2019, 14:49 WIB
Kapal tenggelam. ThinkstockKapal tenggelam.

MAKASSAR, KOMPAS.comBasarnas Makassar dan TNI Angkatan Udara (AU) membantu melakukan pencarian terhadap Kapal Motor Pieces BT 93 memuat 37 orang tenggelam di sekitar pulau Matasiri Perairan Selatan Makassar.

Kepala Basarnas Makassar, Mustari yang dikonfirmasi, Jumat (2/8/2019) mengatakan, pihaknya tiga hari lalu telah mendapat laporan dari Komandan Kapal Polairud Polda Jawa Tengah bahwa KM Pieces BT 93 tenggelam di Selat Makassar.

Namun setelah diperiksa titik koordinat tenggelamnya kapal di 5° 11’ 00’’ S 116° 31’ 00’’ E, ternyata lebih dekat dengan Batu Licin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Dari situ, kami langsung berkoordinasi dengan Basarnas Banjarmasin, Kalsel.  Basarnas Banjarmasin pun mengerahkan kapal SAR nya untuk mencari lokasi tenggelamnya kapal KM Pieces BT 93 beserta penumpangnya,” katanya.

Baca juga: Kapal Nelayan KM Pieces Tenggelam di Matasiri Kalsel, 4 Tewas, 31 Hilang 

Selain Basarnas Makassar, lanjut Mustari, pihaknya meminta bantuan kepada TNI AU yakni Koopsau II Makassar untuk melakukan pencarian dengan melakukan pemantauan lewat udara.

Namun dari hasil pemantauan udara menggunakan pesawat Boeing A1-7302 Skadron 5 Hasanuddin Makassar milik TNI AU belum membuahkan hasil.

“Pemantauan melalui udara dilakukan, Kamis (1/8/2019). Tapi belum ada tanda-tanda ditemukan. Hari ini, tidak ada pemantauan lewat udara," katanya.

"Namun Basarnas Makassar tetap membantu melakukan pencarian di sekitar Pulau Sulawesi yang namanya pemapelan. Jika pun ada kapal-kapal yang melintas di sekitar Pulau Matasiri di Selat Makassar dan melihat tanda, kami akan kerahkan kapal SAR milik Basarnas Makassar.” 

Baca juga: Korban Tewas Tenggelamnya KM Pieces Dibawa ke Pekalongan, 31 Penumpang Dicari

Sebelumnya telah diberitakan, KM Pieces yang membawa 37 penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Matasiri, Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Tenggelamnya kapal tersebut, baru diketahui hari ini atau Jumat (2/8/2019) atau tiga hari setelah kejadian.

Dari jumlah itu, sebanyak empat penumpang ditemukan meninggal dunia, dua selamat dan 31 lainnya masih dinyatakan hilang. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-Hati

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-Hati

Regional
Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dibuang ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dibuang ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Regional
Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Regional
Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Regional
Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Regional
[POPULER NUSANTARA] ABK Meninggal Dibuang ke Laut | Raja Agung Sejagat Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] ABK Meninggal Dibuang ke Laut | Raja Agung Sejagat Minta Maaf

Regional
Fakta KM Panji Saputra Hilang Kontak, Angkut Drum Avtur hingga Basarnas Kerahkan Pesawat

Fakta KM Panji Saputra Hilang Kontak, Angkut Drum Avtur hingga Basarnas Kerahkan Pesawat

Regional
Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sering Gelar Pertemuan di Brebes

Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sering Gelar Pertemuan di Brebes

Regional
Pengasuh PAUD Pasrah Jadi Tersangka Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala

Pengasuh PAUD Pasrah Jadi Tersangka Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala

Regional
5 Fakta Guru Ngaji Cabuli Santri, Terpengaruh Film Porno hingga Korban Trauma Berat

5 Fakta Guru Ngaji Cabuli Santri, Terpengaruh Film Porno hingga Korban Trauma Berat

Regional
26 Pencuri Motor Diamankan, 6 di Antaranya Sering Keluar Masuk Bui

26 Pencuri Motor Diamankan, 6 di Antaranya Sering Keluar Masuk Bui

Regional
Nikmatnya Kopi Gunung Kelir, Rasa dan Aromanya Disukai hingga Luar Negeri

Nikmatnya Kopi Gunung Kelir, Rasa dan Aromanya Disukai hingga Luar Negeri

Regional
5 Penemuan Kerangka Manusia yang Gegerkan Warga, Kerangka Satu Keluarga hingga Ditemukan di Septic Tank Mertua

5 Penemuan Kerangka Manusia yang Gegerkan Warga, Kerangka Satu Keluarga hingga Ditemukan di Septic Tank Mertua

Regional
Tak Ada Database DNA, Polisi Sulit Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung

Tak Ada Database DNA, Polisi Sulit Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X