Pengungsi Gempa Halmahera Selatan Dapat Bantuan 1.000 Paket Sembako

Kompas.com - 02/08/2019, 14:23 WIB
Bukalapak secara simbolis menyerahkan 1.000 paket bantuan untuk korban gempa di Halmahera Selatan, Maluku Utara. Bantuan ini diserahkan oleh Chief Financial Officer Bukalapak, Natalia Firmansyah kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, Kamis (1/8/2019). Dok. BukalapakBukalapak secara simbolis menyerahkan 1.000 paket bantuan untuk korban gempa di Halmahera Selatan, Maluku Utara. Bantuan ini diserahkan oleh Chief Financial Officer Bukalapak, Natalia Firmansyah kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, Kamis (1/8/2019).

“Bantuan ini merupakan langkah awal kerjasama Bukalapak dengan BNPB untuk tugas sosial kemanusiaan yang lebih luas. Bukalapak siap mendukung BNPB dalam penanganan bencana di manapun di Indonesia secara cepat dan tepat sasaran melalui jejaring kami," kata Natalia Firmansyah, melalui rilis ke Kompas.com, Jumat (2/8/2019). 

Ke depannya, Bukalapak berencana akan melanjutkan kemitraan dengan BNPB untuk penanganan dan penguatan korban bencana alam di Indonesia.

Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo mengatakan, dia berharap Bukalapak bisa mengajak pihak lain untuk bekerja sama di bidang tanggap bencana.

"Sehingga ke depan penyaluran bantuan untuk korban bencana menjadi lebih cepat," katanya.

Sebagai informasi, durasi penetapan masa transisi bergantung pada keputusan kepala daerah yang terdampak bencana.

Baca juga: Korban Meninggal Gempa Bumi Halmahera Selatan Jadi 13 Orang

Pada masa ini, aktivitas yang biasa dilakukan ialah pembangunan hunian sementara, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, serta Pemulihan sarana vital untuk kesehatan dan pendidikan.

Jika aktivitas tersebut belum sepenuhnya dilaksanakan, penetapan masa transisi dapat diperpanjang.

Hambatan akses

Sebelumnya diberitakan, gempa bumi bermagnitudo 7,2 yang terjadi di Maluku Utara, Minggu (14/7/2019) mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Lebih dari 2.000 jiwa mengungsi di 14 titik pengungsian.

"Dua korban meninggal teridentifikasi berasal dari Desa Gane Luar dan Desa Papaceda, sedangkan pengungsian terbanyak berada di Kecamatan Bacan Selatan (Maluku Utara)," kata Plh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo melalui rilisnya, Senin (15/7/2019).

Baca juga: Tanggap Darurat Bencana Halmahera Selatan Diperpanjang 7 Hari Lagi

Jumlah penyintas di titik tersebut mencapai 1.000 orang. Sementara itu, para korban telah mendapatkan penanganan darurat dari pemerintah daerah dan institusi terkait lainnya.

Beberapa kendala dihadapi dalam penanganan darurat, misal jalan menuju lokasi terdampak hanya melalui laut dikarenakan akses jalan darat masih belum terbangun.

Rute yang dapat ditempuh yaitu rute Ternate-Sofifi melalui speedboat dan dilanjutkan perjalanan darat dari Sofifi menuju ke Saketa.

Kemudian, Ternate ke Labuha dengan pesawat atau kapal feri. Labuha menuju ke Saketa membutuhkan waktu 5 jam dengan speedboat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19 di Sulut Capai 1.431 Kasus

Positif Covid-19 di Sulut Capai 1.431 Kasus

Regional
Viral Video Wanita Lempar Alquran di Makassar, Polisi: Pelaku Sudah Diamankan

Viral Video Wanita Lempar Alquran di Makassar, Polisi: Pelaku Sudah Diamankan

Regional
Kepala BPSDM Perhubungan Minta Taruna PKTJ Tegal Jadi Relawan Covid-19

Kepala BPSDM Perhubungan Minta Taruna PKTJ Tegal Jadi Relawan Covid-19

Regional
Polisi Tangkap Pembunuh Guru SD yang Jasadnya Dimasukkan ke Ember

Polisi Tangkap Pembunuh Guru SD yang Jasadnya Dimasukkan ke Ember

Regional
Mataram Episentrum Penyebaran Corona, Wagub NTB Minta Penanganannya Keroyokan

Mataram Episentrum Penyebaran Corona, Wagub NTB Minta Penanganannya Keroyokan

Regional
Penjelasan Bupati Lumajang Tentang Sawah Istri Aktivis Salim Kancil yang Diduga Diserobot

Penjelasan Bupati Lumajang Tentang Sawah Istri Aktivis Salim Kancil yang Diduga Diserobot

Regional
Bandel Tak Pakai Masker, Warga Yogyakarta Siap-siap Didenda Rp 100.000

Bandel Tak Pakai Masker, Warga Yogyakarta Siap-siap Didenda Rp 100.000

Regional
Cabuli, Bunuh, dan Ambil Perhiasan Bocah 5 Tahun, Pelaku: Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi

Cabuli, Bunuh, dan Ambil Perhiasan Bocah 5 Tahun, Pelaku: Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi

Regional
54 Destinasi Wisata di Semarang Kembali Dibuka, Langgar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

54 Destinasi Wisata di Semarang Kembali Dibuka, Langgar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

Regional
Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad WNI yang Disimpan di 'Freezer' Kapal China

Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad WNI yang Disimpan di "Freezer" Kapal China

Regional
2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

Regional
Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Regional
Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Regional
Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Regional
Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X