Gaduh Kasus Kepala BKD Minta Mundur Karena Diancam Dibunuh Sekda, Ini Cerita Lengkapnya

Kompas.com - 02/08/2019, 08:15 WIB
Kepala BKD Bondowoso Alun Taufana saat dilantik oleh Bupati Bondowoso Salwa Arifin pada April 2019. Ia merupakan pejabat yang terpilih menduduki posisi Kepala BKD melalui proses open bidding sejak Februari 2019. Belakangan Alun meminta mundur lantaran berpolemik dengan Sekda Syaifullah menjelang acara pelantikan Syaifullah pada Selasa (30/7/2019). Dok. http://bkd.bondowosokab.go.idKepala BKD Bondowoso Alun Taufana saat dilantik oleh Bupati Bondowoso Salwa Arifin pada April 2019. Ia merupakan pejabat yang terpilih menduduki posisi Kepala BKD melalui proses open bidding sejak Februari 2019. Belakangan Alun meminta mundur lantaran berpolemik dengan Sekda Syaifullah menjelang acara pelantikan Syaifullah pada Selasa (30/7/2019).

Cerita versi Sekda Syaifullah

Syaifullah sendiri kemudian dilantik menjadi Sekda Bondowoso pada Selasa (30/7/2019). Kepada Kompas.com. Syaifullah meluruskan kegaduhan soal pengunduran diri Kepala BKD serta ancaman pembunuhan tersebut. 

“Hari senin yang lalu, saya memang benar datang ke BKD untuk menanyakan undangan pelantikan Sekda, khususnya undangan bagi pejabat dari luar Bondowoso, mengapa tidak segera disebar,” katanya, saat dihubungi melalui telepon.

Padahal, lanjut Syaifullah, informasi yang dia dapat, Senin pagi undangan tersebut sudah jadi dan siap disebar.

Baca juga: Kepala BKD Ambon: Seluruh ASN Koruptor Telah Dipecat

“Namun sampai sore Jam 15.00 WIB ternyata tidak disebar. Yang saya undang tersebut di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Situbondo, Sekda Situbondo, Kepala BKD Pemprov Jawa Timur, dan Kepala Bakorwil. Sesuai aturan, pelantikan sekda harus disaksikan dengan pejabat yang selevel,” katanya.

Menurut Syaifullah, saat dia mendatangi Kantor BKD Bondowoso, dia justru mendapat jawaban yang tidak masuk akal soal mengapa undangan belum juga disebar.

“Justru saya dilempar ke Bagian Umum. Saat saya ke BKD katanya bagian undangan merupakan tupoksi dari Bagian Umum. Saya kemudian telepon kepada Bagian Umum, dan mereka justru melemparkan tanggung jawab itu kepada BKD Bondowoso," katanya. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya berpikir kemudian, ini pasti ada yang tidak beres, dan sudah tidak benar, kenapa harus saling lempar, ya saya kemudian marah di situ.” 

Syaifullah juga mengaku tidak mengetahui perihal ancaman pembunuhan kepada Kepala BKD.

“Saya tidak tahu persoalan itu, dan saya tidak pernah mengancam pembununan itu,” tegasnya.

Baca juga: Sekda Kabupaten Malang Diperiksa Terkait Dugaan Pemerasan oleh Kepala BKD

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.