Kompas.com - 01/08/2019, 20:09 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Politisi Partai Golkar, Dedi Mulyadi, mengatakan, semua partai pendukung pasangan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih Joko Widodo-Ma’ruf Amin tidak boleh mengintervensi Presiden terpilih soal memilih menteri.

“Soal menteri, kita serahkan kepada Presiden. Presiden memiliki hak prerogratif untuk menentukan para pembantunya dan tidak boleh Presiden terkekang kebebasannya untuk menentukan orang yang mumpuni untuk bekerja mendampinginya,” kata Dedi saat ditemui di Padma Hotel, Ciumbuleuit, Kota Bandung, Kamis (1/7/2019).

Lebih lanjut Dedi menambahkan, setiap partai politik pendukung koalisi memang berhak mengajukan nama calon menteri kepada Presiden terpilih. Namun demikian, keputusan tetap ada di tangan Presiden.

“Kita kan mendeklarasikan diri, memberikan dukungan penuh untuk Pak Jokowi. Dukungan itu bukan hanya ketika memilih, tetapi dukungan memberikan ruang kepada Pak Jokowi untuk memilih putra putri terbaik bangsa, untuk menjadi pendamping beliau bekerja,” bebernya.

Baca juga: Dedi Mulyadi Yakin Golkar Tak Pecah Jelang Munas, Ini Alasannya

Partai politik pun tidak boleh iri ketika Presiden memberikan kursi menteri kepada kader-kader partai politik yang bahkan tidak lolos ambang batas parlemen di ajang Pileg 2019.

Meski demikian, Dedi yakin partai politik yang memiliki banyak pengalaman serta memiliki banyak kader yang tersebar di seluruh penjuru neger bakal menjadi prioritas utama Presiden, karena akan lebih mudah mencari sumber daya manusia yang memiliki kapabilitas.

“Kita tidak pernah bicara jatah. Kita bicara kemampuan. Kemampuan bisa diukur dari partainya. Kalau partai A sumber dayanya lebih banyak, lebih mumpuni, banyak orang yang capable, kenapa tidak partai itu dapat prioritas. Kalau bicara soal kapabilitas, Golkar ini gudangnya,” katanya.

Baca juga: Dedi Mulyadi: Pertemuan Megawati dan Prabowo Biasa-biasa Saja...

Ditanya soal isu dirinya diajukan oleh ketua umum Golkar menjadi salah satu calon menteri yang diajukan ke Presiden Joko Widodo, Dedi mengatakan dirinya justru bingung mengapa isu tersebut bisa tersebar luas.

“Sampai saat ini saya belum pernah mendengar langsung Pak Airlangga menyebutkan nama saya. Kalau Pak Airlangga selalu menyampaikan nama-nama itu rahasia. Makanya, beredar nama itu saya juga aneh. Kenapa nama saya jadi ada,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Riau dan Polresta Pekanbaru Raih Peringkat Terbaik Kompolnas Award 2022, Gubri Ungkap Harapannya

Polda Riau dan Polresta Pekanbaru Raih Peringkat Terbaik Kompolnas Award 2022, Gubri Ungkap Harapannya

Regional
Gubernur Syamsuar Harapkan UU HKPD Bawa Kesejahteraan bagi Daerah

Gubernur Syamsuar Harapkan UU HKPD Bawa Kesejahteraan bagi Daerah

Regional
Alexa, Siswi Berprestasi di Tarakanita dan Bintang Film Vania On Lima Street

Alexa, Siswi Berprestasi di Tarakanita dan Bintang Film Vania On Lima Street

Regional
Gubri Terima Penghargaan Tokoh Wakaf Nasional Unsur Kepala Daerah dari BWI Award 2022

Gubri Terima Penghargaan Tokoh Wakaf Nasional Unsur Kepala Daerah dari BWI Award 2022

Regional
Tingkatkan Digitalisasi Pelaku UMKM di Medan, Walkot Bobby Jalin Kerja Sama dengan Paper.id

Tingkatkan Digitalisasi Pelaku UMKM di Medan, Walkot Bobby Jalin Kerja Sama dengan Paper.id

Regional
Hadirkan Kartu Kredit Pemda Pertama di Indonesia, Bobby Nasution: Kami Ingin Akselerasi Penyerapan Anggaran

Hadirkan Kartu Kredit Pemda Pertama di Indonesia, Bobby Nasution: Kami Ingin Akselerasi Penyerapan Anggaran

Regional
Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Ganjar Siap Kejar Target Predikat AA

Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Ganjar Siap Kejar Target Predikat AA

Regional
DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras

DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras

Regional
Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Regional
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Regional
Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Regional
Telur Busuk

Telur Busuk

Regional
Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.