Ini Dampak Kabut Asap Karhutla bagi Kesehatan dan Pencegahannya

Kompas.com - 01/08/2019, 11:12 WIB
Kabut asap karhutla di Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (31/7/2019). IDONKabut asap karhutla di Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (31/7/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Meski Gubernur Riau Syamsuar menyebut kondisi kabut asap kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla) belum mengkhawatirkan, namun dampaknya harus diwaspadai.

Beberapa wilayah dilanda kabut asap. Salah satu yang terparah saat ini di wilayah Kabupaten Pelalawan, Riau, dengan jarak pandang hanya 800 meter.

Masyarakat harus mewaspadai dampak kabut asap kebakaran gambut bagi kesehatan.


Dokter Yohanes, selaku Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyebutkan, ada empat dampak nyata yang ditimbulkan kabut asap.

Baca juga: Gubernur Riau: Kabut Asap Karhutla Belum Mengkhawatirkan

"Dampaknya seperti timbulnya gangguan pernafasan berupa ISPA, Pneumonia dan kambuhnya asma," kata Yohanes, melalui pesan tertulis, Kamis (1/8/2019).

Selain itu, lanjut dia, kabut asap juga bisa menyebabkan alergi pada kulit dan gatal-gatal dan gangguan kelopak mata (konjungtivitis).

"Dan juga berdampak terhadap sistem pencernaan bila debunya masuk ke dalam air minum," sambung Yohanes.

Yohanes memberikan beberapa tips untuk mencegah dampak kabut asap karhutla tersebut.

1. Lakukan pencegahan dengan bila terpaksa keluar rumah terutama kelompok bumil, bayi, balita, dan lansia bila ISPu antara 100 sampai 200 Psi.

2. Hindari ke daerah yang lagi mengalami kebakaran, karena akan terhirup udara dengan kadar CO2 diatas ambang yang dipersyaratkan untuk manusia, gas CO dan partikel debu.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dosen Pencuri iPhone 11 di Kupang Ditetapkan sebagai Tersangka

Dosen Pencuri iPhone 11 di Kupang Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Regional
Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Regional
Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Regional
Gibran Daftar Lewat DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Gibran Daftar Lewat DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Regional
Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

Regional
5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X