Macan Tutul Sulit Ditangkap, Tim Khusus Taman Safari Bogor Diterjunkan

Kompas.com - 01/08/2019, 08:36 WIB
Warga melacak macan tutul (Panthera pardus) di kawasan permukiman warga Kampung Badeung, Desa Gunajaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (31/7/2019). Petugas Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) wilayah III Ciamis dibantu warga masih belum bisa menangkap macan tersebut untuk dievakuasi agar tidak berkonflik dengan manusia. ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMIWarga melacak macan tutul (Panthera pardus) di kawasan permukiman warga Kampung Badeung, Desa Gunajaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (31/7/2019). Petugas Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) wilayah III Ciamis dibantu warga masih belum bisa menangkap macan tersebut untuk dievakuasi agar tidak berkonflik dengan manusia.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Tasikmalaya, akan menerjunkan tim khusus dari Taman Safari Bogor untuk menangkap macan tutul di dekat pemukiman warga Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Sampai sekarang, macan tutul yang ditemukan sembunyi di wilayah perkebunan dekat pemukiman itu masih berkeliaran.

Dugaan sementara, macan tutul alias Panthera pardus berusia sekitar dua tahun itu turun dari wilayah Gunung Tanjung Tasikmalaya.


Baca juga: Heboh, Warga Tasikmalaya Ramai-ramai Tangkap Macan Tutul di Kebun

"Sampai malam tadi, pemburuan dihentikan dulu karena kondisinya tak memungkinkan. Kami lebih memilih menunggu tim ahli dari Taman Safari Bogor, yang khusus menangani macan," kata Kepala BKSDA Tasikmalaya, Didin Syarifudin, Kamis (1/8/2019).

Semakin menyebarnya informasi macan tutul berkeliaran di pemukiman warga, membuat semua pihak membantu pihak BKSDA.

Mulai dari aparat TNI, Polri, dan warga sekitar yang berinisiatif membantu penangkapan hewan tersebut.

"Semua membantu penangkapan. Karena para warga tahu kalau tak segera ditangkap khawatir akan ke pemukiman warga," tambah dia.

Melihat dari gerak gerik macan tutul tersebut, tambah Didin, hewan itu turun dari pegunungan karena ketakutan mendengar bunyi-bunyian oleh manusia.

Soalnya, saat akan ditangkap oleh banyak orang, macan itu selalu gesit dan melarikan diri ketakutan.

Baca juga: Diduga Berburu Monyet, Seekor Macan Tutul Ditemukan Mati Tersetrum

" Macan tutul yang akan ditangkap tersebut itu merasa ketakutan hingga kabur ke lokasi lain," tambahnya. 

Sampai sekarang pihaknya belum mengetahui jumlah macan tutul di wilayah pegunungan Tasikmalaya. Namun, dugaan sementara macan tutul itu berasal dari wilayah pegunungan Perhutani.

"Kami upayakan dulu macan tutul itu berhasil ditangkap. Kami pun khawatir kalau tidak oleh kami, masyarakat akan membunuhnya," ujar dia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Pipa Minyak Pertamina di Cimahi Akhirnya Padam

Kebakaran Pipa Minyak Pertamina di Cimahi Akhirnya Padam

Regional
Kata Kapolda Jabar, Ini Penyebab Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi

Kata Kapolda Jabar, Ini Penyebab Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi

Regional
Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Penyaluran Premium dari Ujung Berung ke Padalarang Dihentikan

Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Penyaluran Premium dari Ujung Berung ke Padalarang Dihentikan

Regional
Pria Pelaku Penusuk 12 Mata Kucing di Pontianak Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Pria Pelaku Penusuk 12 Mata Kucing di Pontianak Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Regional
Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Tol Padaleunyi Arah Jakarta Kembali Dibuka

Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Tol Padaleunyi Arah Jakarta Kembali Dibuka

Regional
Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Ini Rekayasa Lalu Lintas Menuju Tol Cileunyi

Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Ini Rekayasa Lalu Lintas Menuju Tol Cileunyi

Regional
Kebakaran Dekat Tol Purbaleunyi,  Diduga Pipa Pertamina Terkena Proyek Kereta Cepat

Kebakaran Dekat Tol Purbaleunyi, Diduga Pipa Pertamina Terkena Proyek Kereta Cepat

Regional
Cegah Konflik di Timika, Ratusan Anak Panah Diamankan Polisi

Cegah Konflik di Timika, Ratusan Anak Panah Diamankan Polisi

Regional
Polisi Bongkar Makam Mahasiswa Unitas Palembang yang Tewas Saat Diksar Menwa

Polisi Bongkar Makam Mahasiswa Unitas Palembang yang Tewas Saat Diksar Menwa

Regional
25 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Pipa Pertamina yang Terbakar di Cimahi

25 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Pipa Pertamina yang Terbakar di Cimahi

Regional
Kronologi Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi

Kronologi Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi

Regional
Satu Korban Tewas Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi Merupakan WNA

Satu Korban Tewas Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi Merupakan WNA

Regional
Ayah Tiri Penganiaya Balita hingga Tewas Ditangkap saat Memakamkan Korban

Ayah Tiri Penganiaya Balita hingga Tewas Ditangkap saat Memakamkan Korban

Regional
Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi Diduga karena Pengeboran Proyek Kereta Cepat

Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi Diduga karena Pengeboran Proyek Kereta Cepat

Regional
Terungkap, Kucing yang Ditusuk Matanya di Pontianak Capai 12 Ekor

Terungkap, Kucing yang Ditusuk Matanya di Pontianak Capai 12 Ekor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X