Gubernur Riau: Kabut Asap Karhutla Belum Mengkhawatirkan

Kompas.com - 31/07/2019, 18:48 WIB
Gubernur Riau, Syamsuar meresmikan PLTMG di Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (31/7/2019). IDONGubernur Riau, Syamsuar meresmikan PLTMG di Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (31/7/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sejak beberapa hari terakhir, beberapa wilayah di Provinsi Riau dilanda bencana kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kabut asap tersebar di Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Rokan Hilir dan Indragiri Hilir.

Namun menurut Gubernur Riau, Syamsuar, kondisi kabut asap karhutla Riau saat ini belum mengkhawatirkan.

"Belum. Belum mengkhawatirkan. Kalau mengkhawatirkan asap banyak," sebut Syamsuar saat diwawancarai wartawan usai peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (31/7/2019).

Baca juga: 826 Warga Terserang ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla di Riau

Dia selaku Komandan Satgas Karhutla Riau mengaku saat ini beberapa titik api sedang dilakukan pemadaman. Salah satunya kebakaran lahan gambut di Kabupaten Pelalawan.

"Kami konsen pemadaman di Pelalawan. Kami harapkan segera padam. Kalau (titik api) di Siak sudah padam," sebut Syamsuar.

Mantan Bupati Siak ini, juga mengaku akan turun ke kampung-kampung untuk menyampaikan ke masyarakat terkait larangan membakar hutan dan lahan. Hal ini mengingat musim kemarau yang diprediksi berlangsung hingga Oktober 2019.

"Kami juga harus turun ke kampung-kampung, terutama ke desa-desa yang rawan terbakar. Jadi kami sampaikan langsung ke masyarakat supaya tidak membakar saat membuka atau membersihkan lahan," kata Syamsuar.

Baca juga: Kabut Asap Pekanbaru Belum Berkurang, Warga Mengeluh Sesak Napas

Dalam waktu dekat ini, kata dia, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Doni Munardo, akan datang ke Riau untuk meninjau kanal bloking  pencegahan karhutla.

"Kepala BNPB akan datang ke Sugai Tohor di Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk melihat kanal blocking. Dulu kan Bapak Presiden (Joko Widodo) juga pernah ke sini. Sungai Tohor itu salah satu bukti adanya kanal blocking yang bagus. Sehingga, di sana hampir tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan. Karena gambut di sana basah," kata Syamsuar.

Sebelum kedatangan Kepala BNPB dan juga Badan Restorasi Gambut (BRG), Syamsuar terlebih dahulu meninjau ke lokasi.

"Saya besok mau nengok (kanal blocking) dulu ke Sungai Tohor, sebelum sama-sama dengan BNPB dan BRG juga hadir ke lokasi," tutup Syamsuar.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Regional
Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Regional
Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Regional
Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Regional
6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

Regional
Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Regional
Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Regional
Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Regional
Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Regional
Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Regional
Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Regional
Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Regional
Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Regional
Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Regional
Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X