Potensi Terdampak Letusan Abu, Penerbangan Diminta Hindari Jalur Gunung Kerinci

Kompas.com - 31/07/2019, 17:08 WIB
Gunung Kerinci  diambil dari Desa Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi, Senin (30/5/2016). KOMPAS.com/FIKRIA HIDAYATGunung Kerinci diambil dari Desa Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi, Senin (30/5/2016).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan agar penerbangan tidak melalui jalur di sekitar Gunung Kerinci, Sumatera Barat.

Rekomendasi itu terkait dampak letusan abu yang berpotensi mengganggu penerbangan.

 

"Sebaiknya jalur penerbangan di sekitar Gunung Kerinci dihindari, karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan," kata Kepala PVMBG Kasbani dalam keterangan tertulisnya, Rabu (31/7/2019).


PVMBG juga merekomendasikan agar masyarakat, wisatawan atau pengunjung tidak mendaki puncak Gunung Kerinci untuk saat ini.

Baca juga: Erupsi Gunung Kerinci, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

Masyarakat pun dilarang beraktifitas didalam radius 3 kilometer dari kawah.

"Masyarakat, pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada di puncak gunung api Kerinci di dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif," kata Kasbani.

Gunung Kerinci mengalami erupsi pada Rabu ini, sekitar pukul 12.48 WIB. Tinggi kolom abu teramati lebih kurang 800 meter di atas puncak atau lebih kurang 4.605 meter di atas permukaan laut.

Menurut Kasbani, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur laut dan timur.

Meski begitu, saat ini Gunung Kerinci masih berada pada status level dua atau status waspada.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X