Pendidikan Antikorupsi, Kantin Kejujuran di Sekolah Banyak yang Bangkrut

Kompas.com - 31/07/2019, 12:04 WIB
Sertijab sejumlah pejabat di Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (31/7/2019). HERU DAHNURSertijab sejumlah pejabat di Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (31/7/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung berencana mengevaluasi program kantin kejujuran yang diterapkan di sekolah-sekolah.

Sebab, banyak kantin kejujuran yang akhirnya ditutup lantaran bangkrut atau kehabisan modal.

Baca juga: Hardiknas, SMA Tempat Jokowi Belajar Jadi Percontohan Kantin Kejujuran

"Memang banyak laporan kantin kejujuran kami terima. Nanti dievaluasi lagi," kata Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, Adityawarman, seusai sertijab sejumlah pejabat di kejaksaan, Rabu (31/7/2019).

Dia menuturkan, penyebab bangkrutnya kantin kejujuran belum diketahui secara pasti. Namun, diduga catatan transaksi pengeluaran tidak sesuai pemasukan.

"Apakah kantin dilanjutkan atau tidak, tergantung evaluasi nantinya," ujar dia.

Baca juga: Sungai di Pangkal Pinang Mengering, Popok Bayi hingga Sampah Plastik Bermunculan

Program kantin kejujuran diterapkan kejaksaan di sekolah-sekolah sejak beberapa tahun terakhir.

Ini bagian dari pembelajaran antikorupsi yakni dengan membeli barang dan mengambil pengembalian uang dilakukan sendiri oleh pembeli.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TNI dan Polri Ikut Cari Penumpang Pesawat dari Surabaya yang Kabur Saat Hendak Diisolasi

TNI dan Polri Ikut Cari Penumpang Pesawat dari Surabaya yang Kabur Saat Hendak Diisolasi

Regional
Saat Transpuan Menjadi Pejabat Publik di Sikka, Bunda Mayora: Berkatilah Seluruh Kegiatanku

Saat Transpuan Menjadi Pejabat Publik di Sikka, Bunda Mayora: Berkatilah Seluruh Kegiatanku

Regional
Gubernur Kepri Positif Corona, Sudah 739 Warga Tanjungpinang Jalani Swab

Gubernur Kepri Positif Corona, Sudah 739 Warga Tanjungpinang Jalani Swab

Regional
Layanan Jenguk Ditutup, RSUD 45 Dinyatakan Klaster Baru Covid-19

Layanan Jenguk Ditutup, RSUD 45 Dinyatakan Klaster Baru Covid-19

Regional
25 Karyawan Perusahaan di Pesisir Barat Lampung Positif Covid-19

25 Karyawan Perusahaan di Pesisir Barat Lampung Positif Covid-19

Regional
Laporkan Jerinx SID ke Polisi, IDI Bali: Organisasi Kami Merasa Terhina

Laporkan Jerinx SID ke Polisi, IDI Bali: Organisasi Kami Merasa Terhina

Regional
Utamakan Keselamatan Anak, Pemkot Serang Perpanjang Belajar Online

Utamakan Keselamatan Anak, Pemkot Serang Perpanjang Belajar Online

Regional
Korsleting, Ruang Operasi RS Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Terbakar

Korsleting, Ruang Operasi RS Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Terbakar

Regional
Detik-detik Seorang Ibu Melahirkan di Atas Mobil Patroli Polisi Tanpa Bantuan Medis

Detik-detik Seorang Ibu Melahirkan di Atas Mobil Patroli Polisi Tanpa Bantuan Medis

Regional
Petani Pembakar Lahan Ditangkap, Walhi Minta Jangan Langsung Dipenjara

Petani Pembakar Lahan Ditangkap, Walhi Minta Jangan Langsung Dipenjara

Regional
Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

Regional
Polisi: Bos Arisan HA Dilaporkan Atas Dugaan Tindak Pidana dan Pelanggaran UU Perbankan

Polisi: Bos Arisan HA Dilaporkan Atas Dugaan Tindak Pidana dan Pelanggaran UU Perbankan

Regional
Citilink Pastikan Penumpang Pesawat Surabaya-Pontianak Memenuhi Syarat Terbang

Citilink Pastikan Penumpang Pesawat Surabaya-Pontianak Memenuhi Syarat Terbang

Regional
Unair: Keluarga Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Menyesalkan Perbuatan Anaknya

Unair: Keluarga Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Menyesalkan Perbuatan Anaknya

Regional
2 Bocah Kakak Beradik Hilang di Hutan, Tim SAR: Ada Jejak Kaki Anak-anak

2 Bocah Kakak Beradik Hilang di Hutan, Tim SAR: Ada Jejak Kaki Anak-anak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X