Sidang PTUN, Benny Sebut Pengangkatan Ema Sebagai Sekda Kota Bandung Tidak Sah

Kompas.com - 30/07/2019, 20:35 WIB
Sidang PTUN Kota Bandung dengan agenda pembacaan gugatan dan esepsi dalam kasus sengketa Sekda Kota Bandung, Selasa (30/4/2019). PUTRA PRIMA PERDANASidang PTUN Kota Bandung dengan agenda pembacaan gugatan dan esepsi dalam kasus sengketa Sekda Kota Bandung, Selasa (30/4/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Drama penunjukan Sekda Kota Bandung berlanjut di Sidang Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kota Bandung.

Agenda sidang hari ini, Selasa (30/7/2019), adalah pembacaan gugatan dari staf ahli Ekonomi dan Pembangunan Kota Cimahi, Benny Bachtiar yang batal dilantik oleh Wali Kota Bandung Oded M Danial sebagai Sekda Kota Bandung terpilih lewat jalur lelang jabatan terbuka.

Seperti diketahui, setelah batal melantik Benny Bachtiar yang sudah mendapatkan restu dan rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), serta Gubernur Jawa Barat, Oded justru melantik Ema Sumarna sebagai sekda Kota Bandung pada Maret 2019 lalu.


Melalui kuasa hukumnya, Wahyu Setiaji, Benny menggugat surat keputusan (SK) Wali Kota Bandung nomor 821.2./Kep-BKPP tentang pemberhentian Ema Sumarna sebagai kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah dan mengangkatnya sebagai Sekda Kota Bandung yang dikeluarkan pada 21 Maret 2019. Menurut pihak Benny, pemberhentian Ema bermasalah.

"Kami meminta majelis hakim PTUN menyatakan batal surat keputusan Wali Kota Bandung soal SK 821.2/Kep-BKPP tanggal 21 Maret 2019 tentang pemberhentian Ema Sumarna dari kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) dan pengangkatan sebagai pejabat pratama tingkat Sekretaris Daerah Kota Bandung," kata Wahyu saat membacakan gugatan, Selasa siang.

Baca juga: Polemik Sekda Kota Bandung, Pengamat Bilang Oded Harus Bijak

Selain pemberhentian Ema sebagai kepala BPPD tidak sah, pihak Benny juga menilai proses pelantikan Ema Sumarna sebagai sekda Kota Bandung tidak sesuai aturan.

Wahyu menuturkan, kliennya telah mengikuti proses seleksi terbuka calon sekda Kota Bandung sejak Februari 2018.

Benny pun terpilih sebagai 3 besar calon sekda Kota Bandung bersama Ema Sumarna dan Salman Fauzi.

Kemudian, wali Kota Bandung saat itu Ridwan Kamil melakukan proses wawancara kepada Benny, Ema dan Salman. Ridwan Kamil pun akhirnya memilih Benny Bachtiar.

"Setelah panitia seleksi memperoleh tiga kandidat, maka diserahkan ke pejabat pembina kepegawaian (PPK) untuk wawancara seluruh kandidat. Setelah itu mengumumkan melalui media bahwa yang terpilih adalah saudara Benny Bachtiar," jelas Wahyu.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X