Gempa Besar Hanya Beri Kita Waktu 3 Menit Selamatkan Diri dari Tsunami

Kompas.com - 30/07/2019, 16:46 WIB
Penanaman mangrove di Pantai Laguna Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dalam rangkaian Destana Tsunami 2019, Selasa (40/7/2019). Fadlan Mukhtar ZainPenanaman mangrove di Pantai Laguna Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dalam rangkaian Destana Tsunami 2019, Selasa (40/7/2019).

KEBUMEN, KOMPAS.com - Masyarakat yang tinggal di pesisir diminta untuk segera mencari tempat yang aman apabila terjadi gempa dengan skala besar dan jangka waktu yang cukup lama karena berpotensi terjadi tsunami.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo seusai penanaman mangrove di Pantai Laguna Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dalam rangkaian Ekspedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) Tsunami 2019, Selasa (40/7/2019).

"Ketika ada gempa tidak semua daerah mempunyai sistem peringatan dini, tidak semua masyarakat pakai Hp. (Maka) masyarakat diajari kalau ada gempa besar dengan waktu relatif lama tidak usah menunggu peringatan dini," kata Doni.

Baca juga: BNPB Ingatkan Tsunami Besar Masa Lalu Dapat Terulang

Menurut Doni, ketika terjadi gempa besar dengan durasi lama, masyarakat diminta segera meninggalkan lokasi tersebut kurang dari tiga menit.

"Karena tidak semua daerah punya peringatan dini, kalau yang punya (sistem) peringatan dini alhamdulillah. Kalau yang tidak punya, otomatis kesadaran segera tinggalkan kurang dari tiga menit," ujar Doni.

Berdasarkan pengalaman gempa dan tsunami di Palu, kata Doni, peringatan tsunami baru keluar pada menit kelima saat terjadinya gempa.

Doni juga meminta para pemilik resort atau hotel di kawasan pesisir untuk membangun sistem keamanan guna mengantisipasi terjadinya gempa dan tsunami.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi kegiatan Destana Tsunami. Kegiatan tersebut merupakan upaya kemanusiaan untuk pencegahan bencana.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di pesisir pantai, selalu waspada potensi terjadinya bencana gempa dan tsunami.

Kepala BNPB Letjen Doni Monardo mengatakan, masyarakat harus menyadari bahwa Indonesia merupakan kawasan yang sangat rentan terjadi bencana, termasuk gempa dan tsunami.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X