Dekat Kalimantan, Belitung Siap Jadi "Kuda Hitam" Calon Ibu Kota Negara

Kompas.com - 30/07/2019, 15:20 WIB
Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie KOMPAS.com/HERU DAHNURWakil Bupati Belitung Isyak Meirobie

BELITUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan kesiapan sebagai 'kuda hitam' calon lokasi ibu kota Negara.

Peluang menjadi ibu kota republik didukung posisi strategis Belitung yang berada antara Jawa dan Kalimantan, serta menghadap jalur perdagangan internasional, Selat Malaka.

"Kami diapit Jawa, Sumatera dan Kalimantan, tentunya memudahkan koordinasi. Masyarakatnya juga representasi NKRI karena beragam suku dan agama di sini hidup harmonis, dan tersedia lahan yang luas," kata Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, kepada Kompas.com saat dihubungi, Selasa (30/7/2019).

Baca juga: Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Bagaimana Nasib DKI Jakarta?

Dia menuturkan, posisi strategis Belitung juga didukung kajian ilmiah jika Belitung jauh dari bencana gempa serta tidak memiliki ancaman vulkanologis.

"Dari segi kontur juga mendukung untuk dibangun dalam waktu cepat," ujar Isyak.

Meskipun nantinya tidak berperan sebagai ibu kota, Belitung juga dinyatakan siap untuk mengimbangi posisi Kalimantan jika ditetapkan sebagai ibu kota Negara.

Menurut Isyak, Belitung akan memaksimalkan potensi dalam bidang pariwisata karena sudah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) serta mendorong munculnya potensi ekonomi baru seiring perkembangan ibu kota di lokasi yang baru.

Baca juga: Ibu Kota Baru Indonesia, dari Proses hingga Pemilihan Kalimantan...

Sebagaimana diketahui, lokasi ibu kota baru mulai mengerucut pada wilayah Kalimantan.

Namun, pemerintah belum merinci provinsi mana yang bakal dipilih. Selain itu, hingga saat ini, belum ada penetapan resmi soal lokasi ibu kota Negara yang baru.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Regional
Banyak Temui TKI Terlantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Banyak Temui TKI Terlantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Regional
Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Regional
Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Regional
Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Regional
Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Regional
Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Regional
Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Regional
750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

Regional
Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Regional
Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Regional
Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Regional
Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Regional
Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Regional
[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X