5 Siswa Pingsan akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut

Kompas.com - 30/07/2019, 11:59 WIB
lima siswa Sekolah Tsanwiyah Negeri (MTSN) 1 Aceh Barat di Desa Blang Bale, Kecamatan Samatiga, pingsan dan sesak napas akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan gambut , Selasa (30/07/2019).
Raja Umarlima siswa Sekolah Tsanwiyah Negeri (MTSN) 1 Aceh Barat di Desa Blang Bale, Kecamatan Samatiga, pingsan dan sesak napas akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan gambut , Selasa (30/07/2019).

MEULABOH, KOMPAS.com — Lima siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Aceh Barat,  yang berada di Desa Blang Balee, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, pingsan dan sesak napas akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan gambut.

"Dampak asap sudah dua hari terjadi, tapi hari semakin parah sehingga lima siswa pingsan dan sesak," kata Kepala MTsN 1 Aceh Barat Asmanidar, Selasa (30/7/2019).

Menurut Asmanidar, lima siswa yang pingsan dan sesak napas terjadi saat sedang berbaris di halaman sekolah sekitar pukul 07.30 WIB.

Baca juga: Kebakaran Hutan Gunung Panderman, Rusak Habitat Elang Jawa hingga Sekat Titik Api

Saat itu kabut asap semakin tebal dan menyelimuti kawasan Kecamatan Samatiga.

"Tadi dua orang jatuh pingsan saat berbaris di halaman sekolah, kemudian setelah masuk ke dalam ruang tiga lainnya juga sesak napas,” ujar dia.

Setelah ditangani secara darurat oleh siswa lain dan dewan guru di sekolah, lima siswa kelas III, yaitu Cut Maulidar, Siti Nuzazilah, Lura, Rosa, dan Leo, dibawa ke Puskesmas Cot Siemureung, Kecamatan Samatiga, untuk mendapatkan penanganan medis.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Seluruh siswa kelas III, satu di antaranya laki-laki,” ujar dia.

Baca juga: Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Sebagian siswa di MTsN 1 Aceh Barat itu menurut dia memiliki riwayat asma sehingga saat terjadi kebakaran hutan dan lahan gambut setiap tahun kerap pingsan dan sesak napas.

"Ada beberapa siswa yang memang punya riwayat sesak napas sehingga saat ada kabut asap sering kumat, bahkan ada beberapa yang pingsan,” ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X