Remaja Difabel Tewas Dianiaya di Pusat Layanan Anak Terpadu, Ini Penjelasan Dinsos Pontianak

Kompas.com - 29/07/2019, 21:17 WIB
Pihak keluarga bocah difabel berusia 17 yang tewas dianiaya dua teman sebayanya di Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT) laporkan Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak, Kalimantan Barat ke Polda Kalbar, Senin (29/7/2019). KOMPAS.com/HENDRA CIPTAPihak keluarga bocah difabel berusia 17 yang tewas dianiaya dua teman sebayanya di Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT) laporkan Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak, Kalimantan Barat ke Polda Kalbar, Senin (29/7/2019).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Aswin Djafar membanta, pihaknya melakukan penculikan dan penyekapan terhadap R (17), remaja difabel yang dianiaya dua teman sebayanya di Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT).

Menurut dia, kendati tak punya laporan kepolisian, R dianggap kerap terjaring razia Satpol PP. Sehingga bisa jadi dasar untuk masuk ke dalam PLAT sebagai anak berhadapan dengan hukum (ABH).

"Bukan kita nangkap tapi Satpol PP Kota Pontianak yang bawa ke sini, (jadi) ya kita urus," kata Aswin, Senin (29/7/2019) petang.

Aswin menerangkan, sebelumnya R memang sempat juga masuk PLAT, karena tersandung kasus pencurian telepon genggam.

Aksi pencurian itu dilakukan itu berulangkali, karena diperintah temannya. Hasilnya dia bagi ke temannya itu untuk mengkonsumsi narkoba.

Baca juga: Bocah Difabel Tewas Dianiaya 2 Temannya di Pusat Layanan Anak Terpadu

"Itu berdasarkan pengakuan R saat diperiksa. Walau tidak ada tes lebih jauh," terang dia.

Dinas Sosial Kota Pontianak melihat, R masuk dalam kategori anak telantar, berkebutuhan khusus dan mencuri. Jadi ada tiga masalah.

"Maka kita mengambil kasus yang untuk masalah telantar. Karena tidak diurus maka kita urus. Kita juga sudah bilang kepada orangtuanya. Dan orangtuanya sudah angkat tangan," ucapnya.

Kelalaian petugas

Hanya saja, terkait kasus penganiayaan itu, terjadi kelalaian petugas saat pergantian shif. Mereka sudah meminta kepolisian memproses hukum kedua pelaku.

Kemudian untuk petugas PLAT yang tidak disiplin sudah dipecat dan diberikan surat peringatan.

Baca juga: Bocah Difabel Tewas Dianiaya, KPPAD Kalbar Minta Evaluasi di Pusat Layanan Anak Terpadu

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Tasikmalaya Paling Tak Patuh Protokol Kesehatan, Satgas: Setiap Hari Operasi Yustisi

Kabupaten Tasikmalaya Paling Tak Patuh Protokol Kesehatan, Satgas: Setiap Hari Operasi Yustisi

Regional
Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 3 Kali Awan Panas dan 47 Kali Guguran Lava Pijar

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 3 Kali Awan Panas dan 47 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
Update Covid-19 di Riau, Kasus Positif Mencapai 27.592 Orang

Update Covid-19 di Riau, Kasus Positif Mencapai 27.592 Orang

Regional
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 20 Kilogram Sabu dari Malaysia

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 20 Kilogram Sabu dari Malaysia

Regional
Pemulangan Pengungsi Merapi di Sleman Ditentukan Setelah 25 Januari

Pemulangan Pengungsi Merapi di Sleman Ditentukan Setelah 25 Januari

Regional
Hasil Investigasi soal Kebocoran 125.000 Data Mahasiswa Undip

Hasil Investigasi soal Kebocoran 125.000 Data Mahasiswa Undip

Regional
Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal Serangan Jantung Sehari Sebelum Sidang

Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal Serangan Jantung Sehari Sebelum Sidang

Regional
Reka Ulang Pembunuhan Mahasiswa Telkom, Pelaku Isap Rokok usai Bunuh Korban

Reka Ulang Pembunuhan Mahasiswa Telkom, Pelaku Isap Rokok usai Bunuh Korban

Regional
145 Warga Terdampak Langsung Banjir Bandang di Puncak Bogor

145 Warga Terdampak Langsung Banjir Bandang di Puncak Bogor

Regional
Selama di Bali, Kristen Gray Jual E-Book dan Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi

Selama di Bali, Kristen Gray Jual E-Book dan Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi

Regional
Gara-gara Tanah Warisan, Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anaknya: Saya Takut...

Gara-gara Tanah Warisan, Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anaknya: Saya Takut...

Regional
179 Anak di Kulon Progo Positif Covid-19, di Antaranya 50 Balita

179 Anak di Kulon Progo Positif Covid-19, di Antaranya 50 Balita

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kristen Gray dan Pasangan Wanitanya Diusir dari Indonesia | Mayor Sugeng Lapor Polisi

[POPULER NUSANTARA] Kristen Gray dan Pasangan Wanitanya Diusir dari Indonesia | Mayor Sugeng Lapor Polisi

Regional
7 Fakta Kasus Kristen Gray dan Cuitan Soal Bali, Diperiksa 8 Jam, Dideportasi Bersama Pasangan Wanitanya

7 Fakta Kasus Kristen Gray dan Cuitan Soal Bali, Diperiksa 8 Jam, Dideportasi Bersama Pasangan Wanitanya

Regional
Dideportasi dari Indonesia, Kristen Gray: Saya Tidak Bersalah...

Dideportasi dari Indonesia, Kristen Gray: Saya Tidak Bersalah...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X