Via Vallen Dan Nella Kharisma Absen, Sidang Kosmetik Ilegal 3 Kali Ditunda

Kompas.com - 29/07/2019, 15:27 WIB
Via Vallen ditemui usai tampil pada acara ulang tahun salah satu stasiun televisi swasta di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAVia Vallen ditemui usai tampil pada acara ulang tahun salah satu stasiun televisi swasta di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Sidang perkara kosmetik ilegal yang seharusnya digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (29/7/2019), kembali ditunda. Alasan penundaan yang ketiga kalinya ini karena saksi dari artis dangdut yang dipanggil untuk bersaksi kembali tidak hadir.

Eko Budiono yang menjadi kuasa hukum terdakwa Karina Indah Lestari, mengaku kecewa dengan penundaan jadwal sidang yang berkali-kali tersebut.

"Pagi-pagi saya sudah di sini dari Kediri, ternyata ditunda lagi. Repot memang kalau mendatangkan artis sebagai saksi, karena terlalu sibuk," kata Eko.

Jaksa penuntut umum Winarko membenarkan bahwa 2 saksi pedangdut kembali tidak bisa hadir dalam sidang hari ini, dengan alasan ada kesibukan di luar kota.

"Harusnya, Senin ini, Via Vallen yang hadir, dia sendiri yang memilih tanggalnya, tapi manajemennya menerima job di Cirebon," kata Winarko saat dikonfirmasi.

Menurut Winarko, Via Vallen meminta maaf karena tidak bisa hadir dalam sidang hari ini.

Via Vallen sedang mencari waktu untuk bisa hadir di persidangan dalam waktu dekat.

Sementara itu, pedangdut Nella Kharisma sudah menghubungi jaksa sebelumnya untuk tidak bisa hadir dalam persidangan hari ini.

"Nella sedang ada show di Kalimantan Tengah dan Bangka Belitung," kata Winarko.

Baca juga: BBPOM Medan Gerebek Rumah Penyimpanan Ribuan Obat dan Kosmetik Ilegal

Baca juga: Kasus Kosmetik Ilegal, Jaksa Hadirkan Via Vallen Jadi Saksi di Persidangan

Menurut Winarko, keterangan dua pedangdut itu diperlukan, karena keduanya pernah menjadi bintang iklan di media sosial oleh Karina Indah Lestari selaku terdakwa dalam perkara ini.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X