Bukan Hanya PNS, Guru Honorer Juga Akan Dirotasi

Kompas.com - 29/07/2019, 12:15 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Jombang Jawa Timur, Budi Nugroho, ditemui saat menyaksikan Laga Semifinal Kompetisi Gala Siswa Tingkat SMP, di Lapangan SMA Jombang, Senin (29/7/2019) pagi. MOH. SYAFIÍKepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Jombang Jawa Timur, Budi Nugroho, ditemui saat menyaksikan Laga Semifinal Kompetisi Gala Siswa Tingkat SMP, di Lapangan SMA Jombang, Senin (29/7/2019) pagi.

JOMBANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Jombang Jawa Timur Budi Nugroho mengatakan, seluruh guru yang bertugas di sekolah negeri bakal dirotasi.

Dia menjelaskan, rotasi guru merupakan upaya pemerataan kualitas pendidikan sejalan dengan pemberlakuan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

"Karena kita sudah melakukan zonasi input muridnya, selanjutnya kita ikuti dengan pemerataan SDM, kurikulum, juga sarana prasarana. Dengan semangat zonasi itu, kita juga melakukan rotasi guru," kata Budi Nugroho kepada Kompas.com, Senin (29/7/2019).

Baca juga: Mendikbud: Sistem Zonasi dan Rotasi Guru untuk Pemerataan Kualitas Pendidikan

Dia mengungkapkan, rotasi guru tidak hanya untuk kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Guru honorer ataupun guru kontrak juga menjadi bagian dari tenaga pendidik yang bakal dirotasi.

"Kita siap untuk melakukan rotasi guru, karena ini memang sejalan dengan pemerataan kualitas pendidikan. Bukan hanya guru PNS, Guru GTT (Guru Tidak Tetap) akan kita re-alokasi (rotasi)," ujar Budi Nugroho, saat ditemui di sela menyaksikan Laga Semifinal Kompetisi Gala Siswa Tingkat SMP, di Lapangan SMA Jombang, Senin pagi.

Baca juga: Terkait Rotasi, Mendikbud Sebut Guru Bertugas Maksimum 6 Tahun di Satu Sekolah

Sebelumnya, wacana rotasi guru di sekolah Negeri disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

Kebijakan tersebut sebagai lanjutan setelah pemberlakuan sistem zona dalam PPDB.

Hingga saat ini, ungkap Budi, sebanyak 16 guru tingkat SMP sudah dirotasi ke tempat baru. Sedangkan untuk tingkat SD, sudah ada 200 guru yang dirotasi.

Agar tak mengganggu jalannya proses belajar mengajar, perpindahan tempat tugas guru dilakukan pada jeda semester pendidikan atau masa pergantian tahun pelajaran.

Budi Nugroho menambahkan, saat ini di Jombang terdapat 1.926 guru honorer yang ikut mengajar di satuan pendidikan tingkat SD dan SMP. Namun, di Jombang rata-rata masih kekurangan 2 guru tiap sekolah.

Selama ini, jelas dia, kekurangan guru banyak diisi oleh para honorer. Rekrutmen CPNS untuk tenaga pendidik yang sudah dilakukan Pemkab Jombang hanya mampu menutupi formasi yang kosong karena pensiun.

"Itulah kenapa sejak awal guru (honorer) itu kita SK-kan. Meskipun kontraknya kita perbaiki setiap tahun dan SK-nya tidak seperti (pengangkatan) honorer yang sudah dilarang," jelas Budi Nugroho.




Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Regional
Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Regional
Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Regional
Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Regional
Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Regional
Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

Regional
Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Regional
'Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas'

"Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas"

Regional
40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X