Mantan Kepala Desa di Kampar Ditangkap Polisi karena Diduga Korupsi Dana Desa

Kompas.com - 29/07/2019, 09:14 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Mantan kepala desa di Kabupaten Kampar, Riau, Miswoyanto (50), ditangkap polisi karena diduga korupsi dana desa. Tersangka diduga telah merugikan negara sekitar Rp 316 juta. 

Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri mengatakan, Miswoyanto ditangkap di wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (28/7/2019). Selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Kampar untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca juga: Desa di Aceh Utara Ini, Gunakan Dana Desa untuk Kembangkan Udang Vaname

"Tersangka adalah mantan kepala desa Gerbang Sari di Kecamatan Tapung Hilir, Kampar. Tersangka diduga korupsi dana desa," ungkap Fajri, dalam keterangan tertulis pada Kompas.com, Senin (29/7/2019).

Dia mengungkapkan, pada tahun 2016, Desa Gerbang Sari menerima Dana Desa (DD) dari APBN sebesar Rp 616.644.000. 

Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan fisik dan non-fisik. Namun, Miswoyanto sebagai kepala desa diduga melakukan kegiatan fiktif.

"Setelah dana tersebut dicairkan, ternyata ada kegaiatan yang besifat fiktif maupun tidak terealisasikan, sehingga Negara mengalami kerugian sebesar Rp 316 juta," sebut Fajri.

Baca juga: Kejaksaan Periksa 29 Saksi Kasus Korupsi Dana Desa di Tasikmalaya

Dia mengatakan, tersangka ditangkap dengan barang bukti dokumen kegiatan pelaksanaan APDes Tahun 2016, buku Simpeda dan print out rekening koran.

Tersangka dijerat dengan Pasal 2, Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Regional
Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X