Kompas.com - 28/07/2019, 19:58 WIB
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani. KOMPAS.com/HIMAWANKabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) membantah bila pertandingan final Piala Indonesia 2019 antara PSM Makassar vs Persija Jakarta tidak aman untuk digelar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (28/7/2019).

Seperti diketahui, PSSI pada akhirnya menunda pertandingan terakhir Piala Indonesia yang digelar di Makassar, karena alasan keamanan.

Hal ini bermula dari peristiwa pelemparan kaca bus mobil yang ditumpangi kesebelasan Persija saat hendak meninggalkan stadion Andi Mattalatta, usai sesi latihan pada Sabtu (27/8/2019) kemarin.

Baca juga: Final Piala Indonesia 2019 Ditunda, Persija Hormati Keputusan PSSI

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani menyayangkan penundaan tersebut.

Pasalnya, polisi menjamin keamanan pertandingan dengan mengerahkan 4.000 personel kepolisian dengan sistem pengamanan empat lapis.

"Polda Sulsel beserta jajaran Polrestabes Makassar, Polres Gowa, Polres Pangkep, Polres Maros, Polres Takalar dan Polres pelabuhan sejumlah 4.000 personel sudah melakukan pengamanan secara maksimal. Kalau ada pihak yang menyatakan situasi tidak aman, itu adalah hoaks," kata Dicky, Minggu malam.

Terkait pelemparan bus Persija, menurut Dicky, hal itu dilakukan oleh beberapa suporter yang kecewa tidak mendapatkan tiket final.

Pelaku kemudian melampiaskan kemarahannya ke bus Persija yang pada waktu itu sedang lewat.

Dicky juga menyebut bahwa rombongan Persija saat itu tidak dikawal, karena di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh tim Persija sendiri.

"Polda sudah menawarkan pengawalan ke manapun tim persija berjalan. Namun mereka tidak mau setiap event dikawal. Mereka sudah tetapkan jadwal pengawalan oleh Polri," kata Dicky.

Dicky mengatakan, Polda Sulsel pada akhirnya meredam kekecewaan penonton yang sudah membayar tiket untuk tidak berbuat anarkis. Begitu pun pada Sabtu kemarin, polisi juga mengamankan penjualan tiket yang ricuh karena banyaknya suporter yang membeli tiket dari calo.

"Rekan-rekan lihat sendiri, penonton yang kecewa keluar stadion sangat tertib. Padahal saat pertandingan di GBK, suporter PSM diganggu oleh Jakmania, PSM tidak protes, dan PSSI tidak menghentikan pertandingan. Tidak pernah PSM menyatakan bahwa pengamanan di Jakarta tidak maksimal," kata Dicky.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X