Kompas.com - 28/07/2019, 16:22 WIB
Pesepak bola PSM Makassar Zulham Zamrun (kanan) mendorong pesepak bola Persija Jakarta Riko Simanjuntak (kedua kanan) dalam pertandingan Final Piala Indonesia 2018-2019 leg pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (21/7/2019). Persija Jakarta menang atas PSM Makassar dengan skor 1-0. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATPesepak bola PSM Makassar Zulham Zamrun (kanan) mendorong pesepak bola Persija Jakarta Riko Simanjuntak (kedua kanan) dalam pertandingan Final Piala Indonesia 2018-2019 leg pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (21/7/2019). Persija Jakarta menang atas PSM Makassar dengan skor 1-0.

MAKASSAR, KOMPAS.com - CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin mengancam putaran kedua final Piala Indonesia tidak akan diikuti PSM Makassar, apabila partai tunda tersebut diselenggarakan di luar Makassar.

Hal ini diungkapkan Appi, sapaan akrabnya, saat memberikan penjelasan terkait penundaan PSM Makassar versus Persija Jakarta kepada para suporter yang hadir di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (28/7/2019).

"Saya menyampaikan kepada pihak PSSI, kalau pertandingan itu ditunda dan diselenggarakan di tempat lain, maka PSM tidak akan ikut lagi dalam pertandingan ini," kata Munafri.

Munafri mengaku kecewa dengan penundaan ini. Pasalnya, semalam sebelum pertandingan, pihak panitia bersama pemerintah dan kepolisian telah mendatangi hotel tempat Persija menginap untuk meyakinkan bahwa keamanan tim Macan Kemayoran tersebut terjamin saat pertandingan di Stadion Andi Mattalatta.

Bahkan, beberapa jam sebelum pertandingan, dirinya Munafri membujuk pihak Persija Jakarta untuk bertanding hari ini.

Namun, pada akhirnya permintaan tersebut ditolak dan PSSI pun mengeluarkan pengumuman penundaan partai final tersebut.

"Kita sudah komunikasikan bahkan dari tadi malam, Bapak Kapolrestabes dan penjabat Wali Kota datang berkomunikasi, berdialog, untuk membawa sehingga acara final ini bisa diselenggarakan," ucap Munafri.

"Sampai tadi saya pun bersama Karo Ops bersama dengan Kapolrestabes untuk memohon kepada pihak Persija, mari kita bertanding hari ini. Akan tetapi dengan alasan yang tidak kondusif di stadion ini dan setelah pihak PSSI hadir di tengah-tengah kami, menyatakan bahwa pertandingan hari ini dibatalkan," pungkasnya.

Baca juga: Final Piala Indonesia 2019 Ditunda, Persija Hormati Keputusan PSSI

Sebelumnya diberitakan, pertandingan final Piala Indonesia 2019 antara PSM Makassar vs Persija Jakarta resmi ditunda.

Laga kedua final Piala Indonesia 2019 antara PSM vs Persija itu sedianya dilangsungkan pada Minggu (28/7/2019) sore.

Akan tetapi, pertandingan PSM vs Persija tersebut mengalami penundaan terkait dengan situasi yang terjadi sehari menjelang laga.

Seperti diketahui, terjadi pelemparan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang memecahkan bus Persija Jakarta.

Kejadian itu berlangsung seusai Persija menjalani official training di Stadion Mattoangin.

Akibat kejadian tersebut, manajemen Persija meminta penjadwalan ulang pertandingan dan stadion dipindah ke tempat yang dianggap lebih netral.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X