Panglima TNI: Alutsista dan Peralatan Navigasi di Pulau Nipah Berfungsi Baik

Kompas.com - 28/07/2019, 10:25 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang didampingi Kapolri Jendral Tito Karnavian menegaskan sejumlah persenjataan atau Alutsista yang ada di Markas pulau terdepan, yakni Pulau Nipah, Batam, Kepulauan Riau berfungsi dengan baik. HADI MAULANAPanglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang didampingi Kapolri Jendral Tito Karnavian menegaskan sejumlah persenjataan atau Alutsista yang ada di Markas pulau terdepan, yakni Pulau Nipah, Batam, Kepulauan Riau berfungsi dengan baik.

BATAM, KOMPAS.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang didampingi Kapolri Jendral Tito Karnavian menegaskan, sejumlah persenjataan atau alutsista yang ada di markas pulau terdepan, yakni Pulau Nipah, Batam, Kepulauan Riau, berfungsi dengan baik.

Tidak itu saja, sejumlah peralatan navigasi atau peralatan untuk mengontrol radar serta peralatan Automatic Identification System (AIS) juga dalam kondisi berfungsi dengan baik.

"Kedatangan kami ke Pulau Nipah untuk memastikan sejumlah peralatan tersebut berfungsi dengan baik, sebab Pulau Nipah merupakan pulau terdepan yang saat juga sebagai markas TNI AD dalam menjaga teritorial garis depan Indonesia," kata Hadi, di Mapolda Kepri, Sabtu (27/7/2019).

Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Pulau Nipah, Pulau Terdepan di Indonesia

Tidak itu saja, kedepan dirinya juga akan melakukan penambahan untuk peralatan radar yang lebih canggih.

Sebab, Pulau Nipah, selain pulau terdepan yang saat ini menjadi markas pertahanan TNI AD, juga sangat strategis dalam upaya pengontrolan lalu lintas kapal-kapal asing yang hendak menuju ke Selat Malaka.

"Selain alat radar yang lebih canggih, nantinya perairan ini akan dipasang kamera pengawas untuk meningkatkan keamanan mulai dari Selat Malaka hingga Selat Philips," ujar dia.

Hadi menuturkan, jika Pulau Nipah ini ditambah peralatan canggih, hal ini sangat membantu dan mendukung upaya memperkuat pengamanan di pulau terdepan.

Seandainya ada kapal yang bisa menembus sistem AIS atau mematikan AIS, setidaknya masih ada alat lain yang tetap bisa memantau pergerakan kapal tersebut.

Baca juga: Kapal Indonesia Ditabrak Kapal Tanker Berbendera Panama di Perairan Pulau Nipah

Apalagi, jalur ini juga termasuk jalur yang rentan akan aksi penyelundupan narkoba karena berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

Tentunya peralatan canggih sangat dibutuhkan di pulau ini.

"Setibanya di Jakarta, hal ini akan kami bahas saat evaluasi bersama jajaran TNI, mulai dari TNI AD, AL hingga TNI AU," ungkap dia.

"Apalagi, tadi kami sudah sama-sama melihat dan mengecek segala yang ada di Pulau Nipah dengan Kapolri, tentunya Kapolri siap mendukung segala aktivitas dalam upaya menjaga keamanan dan kedaulatan perbatasan Indonesia," ujar Hadi.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X