5 Fakta Terbaru OTT Bupati Kudus, untuk Cicilan Mobil Pribadi hingga Pernah Jadi Tersangka Korupsi

Kompas.com - 27/07/2019, 18:41 WIB
Bupati Kudus Muhammad Tamzil saat mengunjungi stan Kopi Muria pada pameran yang digelar di Balai Jagong. Tribun Jateng/ Rifqi GozaliBupati Kudus Muhammad Tamzil saat mengunjungi stan Kopi Muria pada pameran yang digelar di Balai Jagong.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Kudus M Tamzil dalam operasi tangkap tangan ( OTT), Jumat (26/7/2019).

Penangkapan M Tamzil sempat mengagetkan karyawan di Pemkab Kudus apalagi, KPK menyegel ruang Sekda dan Staf Khusu Bupati Kudus saat salat Jumat.

Berikut 5 fakta dari OTT Bupati Kudus oleh KPK:

 

1. Amankan 9 orang saat OTT

Petugas KPK menggeledah rumah dinas Sekda Kudus di Jalan Sunan Muria, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (26/7/2019) siang.KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHO Petugas KPK menggeledah rumah dinas Sekda Kudus di Jalan Sunan Muria, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (26/7/2019) siang.
KPK mengamankankan sembilan orang termasuk Bupati Kudus Muhammad Tamzil, dalam rangkaian operasi tangkap tangan ( OTT) di Kabupaten Kudus, Jumat (26/7/2019).

"Mereka terdiri dari unsur kepala daerah, staf dan ajudan Bupati, serta calon kepala dinas setempat," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam keterangan tertulis, Jumat.

Bupati Kudus M Tamzil diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Ditkrimum Polda Jateng.

Tamzil datang di Mapolda Jateng sekitar pukul 14.00 dikawal petugas KPK.

"Memang benar di dalam sedang dilakukan pemeriksaan. Tetapi Polda Jawa Tengah sifatnya hanya meminjamkan tempat kepada teman-teman KPK," sebut Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Triatmaja di Mapolda Jateng.

Baca juga: OTT Bupati Kudus, 9 Orang Diamankan KPK

 

2. Temukan uang tunai Rp 200 juta

Segel pita berwarna merah hitam bertuliskan KPK dibentangkan di pintu masuk ruangan staf khusus Bupati Kudus, Jumat (26/7/2019) siang.KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHO Segel pita berwarna merah hitam bertuliskan KPK dibentangkan di pintu masuk ruangan staf khusus Bupati Kudus, Jumat (26/7/2019) siang.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai Rp 170 juta dari rangkaian operasi tangkap tangan yang menjaring Bupati Kudus Muhammad Tamzil pada Jumat (26/7/2019).

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan, uang tersebut diamankan KPK saat menangkap staf khusus Bupati Kudus Agus Soeranto di rumah dinasnya.

"Tim mengamankan ATO (Agus Soeranto) di rumah dinasnya yang berdekatan dengan ruang kerjanya di pendopo sekitar pukul 10.10 WIB dan menemukan uang sejumlah Rp 170 juta," kata Basaria dalam konferensi pers, Sabtu (27/7/2019).

Basaria menuturkan, uang senilai Rp 170 juta itu merupakan bagian dari uang Rp 250 juta yang diberikan Plt Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kudus Akhmad Sofyan kepada Tamzil demi memuluskan kariernya.

Uang tersebut sudah berkurang dari angka Rp 250 juta karena telah diambil oleh Uka Wisnu Sejati, ajudan Tamzil, yang beranggapan ada sebagian uang yang merupakan jatahnya.

"Sisa uang kemudian dibawa UWS (Uka) dan diserahkan kepada ATO di pendopo Kabupaten Kudus," kata Basaria

Baca juga: KPK Amankan Uang Rp 170 Juta dari OTT Bupati Kudus

 

3. Suap terkait pengisian jabatan

Rumah dinas Bupati Kudus, M Tamzil disegel KPK, Jumat (26/7/2019) siang.KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHO Rumah dinas Bupati Kudus, M Tamzil disegel KPK, Jumat (26/7/2019) siang.
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, pihaknya menduga Bupati Kudus M Tamzil pernah menerima uang lainnya terkait pengisian sejumlah jabatan.

Sebab pada OTT kali ini, KPK juga mengamankan calon kepala dinas.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Beristri Ini Mengaku Ingin Jadi Pacar Korban

Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Beristri Ini Mengaku Ingin Jadi Pacar Korban

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Bali, Ada Gangguan Jantung dan Kencing Manis

Pasien Covid-19 Meninggal di Bali, Ada Gangguan Jantung dan Kencing Manis

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Regional
Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Regional
Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Regional
Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Regional
Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Regional
Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Regional
Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Regional
Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Regional
38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Regional
Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Regional
Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X