Jaringan Sabu Kasus Nunung, Penyelundupan Ponsel hingga Keterlibatan Oknum Sipir

Kompas.com - 27/07/2019, 07:00 WIB
Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung (depan) dan July Jan Sambiran (belakang) menangis saat rilis kasus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7/2019). Komedian Srimulat dan suaminya itu ditangkap pihak kepolisian dengan barang bukti sabu seberat 0,36 gram. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayTersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung (depan) dan July Jan Sambiran (belakang) menangis saat rilis kasus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7/2019). Komedian Srimulat dan suaminya itu ditangkap pihak kepolisian dengan barang bukti sabu seberat 0,36 gram.

BOGOR, KOMPAS.com - Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Paledang, Bogor, Jawa Barat, akan mengusut keterlibatan oknum petugas lapas dalam penyelundupan ponsel untuk para narapidana di rumah tahanan tersebut.

Hal itu dilakukan setelah terbongkarnya kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang menjerat komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya, July Jan Sambiran.

Hasil penyelidikan, sabu yang diperoleh Nunung dan suaminya itu berasal dari E, seorang narapidana penghuni Lapas Kelas II A Paledang, Bogor.

Kepala Keamanan Lapas II A Paledang Tomi Elyus mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada oknum petugas lapas jika terbukti menyelundupkan ponsel.

Baca juga: Ponsel Pemasok Narkoba Nunung Diselundupkan ke Dalam Penjara lewat Kemasan Gula

Tomi menyebut, dalam bertransaksi narkoba di dalam lapas, E menggunakan ponsel untuk berkomunikasi dengan jaringannya.

Meski begitu, kata Tomi, dari pemeriksaan sementara, belum ada indikasi keterlibatan petugas lapas.

"Sanksi tegas, bisa dipindahkan dan kena hukuman disiplin untuk petugas yang terlibat langsung memasukan ponsel," kata Tomi, saat dikonfirmasi, Jumat (26/7/2019).

Tomi menduga, sejauh ini kecurigaan mengarah kepada keluarga narapidana E yang menyelundupkan ponsel ketika proses kunjungan ke lapas.

E, sambung Tomi, adalah narapidana dengan kasus narkoba. Ia sudah ditahan selama kurang lebih dua tahun.

"Dia ditahan atas kasus sama, kasus sabu juga," sebutnya.

Atas kejadian ini, lanjut dia, pihak lapas akan meningkatkan jadwal waktu sidak kamar hunian blok dan semua area lapas.

Baca juga: Polisi Buru Tiga Tersangka Pemasok Narkoba ke Komedian Nunung

Termasuk melakukan evaluasi titik-titik lemah yang memunginkan jadi titik masuk penyelundupan ponsel dan barang terlarang lainnya.

"Kami juga melakukan pemeriksaan internal petugas lapas oleh tim pemeriksa Dirkamtib Ditjenpas Kementerian Hukum dan HAM dan Kadivpas Jabar," pungkas dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siap-siap, Kota Madiun akan Terapkan E-TLE di Seluruh Wilayah

Siap-siap, Kota Madiun akan Terapkan E-TLE di Seluruh Wilayah

Regional
Saking Kesalnya Disebut Duda, Sandra Tak Menyesal Bunuh Teman dengan Sadis

Saking Kesalnya Disebut Duda, Sandra Tak Menyesal Bunuh Teman dengan Sadis

Regional
Buruh Bangunan Ini Menangis, Anaknya Kritis Dihantam Batu oleh Gangster, Operasi Tak Ada Biaya

Buruh Bangunan Ini Menangis, Anaknya Kritis Dihantam Batu oleh Gangster, Operasi Tak Ada Biaya

Regional
Cerita Atlet Difabel, Mengubah Keterbatasan Jadi Tanpa Batas

Cerita Atlet Difabel, Mengubah Keterbatasan Jadi Tanpa Batas

Regional
'Kalau Tetap Diliburkan, Kami Takut Anak-anak Kami Jadi Bodoh'

"Kalau Tetap Diliburkan, Kami Takut Anak-anak Kami Jadi Bodoh"

Regional
R Berprofesi Sopir Taksi Online dan Dijanjikan Rp 4 Juta untuk Antar Jemput Artis HH

R Berprofesi Sopir Taksi Online dan Dijanjikan Rp 4 Juta untuk Antar Jemput Artis HH

Regional
Tidak Ada Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah NTB hingga September 2020

Tidak Ada Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah NTB hingga September 2020

Regional
Saat Ibu-ibu Bawa Anak Protes, Ingin Sekolah Tatap Muka Dilakukan di Tengah Pandemi...

Saat Ibu-ibu Bawa Anak Protes, Ingin Sekolah Tatap Muka Dilakukan di Tengah Pandemi...

Regional
Cerita Agen Koran Gadaikan Cincin Emas 4 Gram 'Pemberian' SBY untuk Modal Usaha

Cerita Agen Koran Gadaikan Cincin Emas 4 Gram "Pemberian" SBY untuk Modal Usaha

Regional
Muncikari Artis HH Diduga Seorang Fotografer, Polisi Memburunya

Muncikari Artis HH Diduga Seorang Fotografer, Polisi Memburunya

Regional
Lapak PKL di Puncak Bogor Dibongkar karena Sering Dikerumuni Wisatawan

Lapak PKL di Puncak Bogor Dibongkar karena Sering Dikerumuni Wisatawan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Bantah Solo Zona Hitam | Pernikahan Gadis di Bawah Umur

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Bantah Solo Zona Hitam | Pernikahan Gadis di Bawah Umur

Regional
Sekdes yang Curi Kotak Amal Mushala Diberhentikan

Sekdes yang Curi Kotak Amal Mushala Diberhentikan

Regional
145 Kali Donasi Darah, Suparman: Kalau Enggak Donasi Badan Loyo, Kerja Enggak Semangat

145 Kali Donasi Darah, Suparman: Kalau Enggak Donasi Badan Loyo, Kerja Enggak Semangat

Regional
'Jika Sekolah Ini Diliburkan, Kami Akan Memindahkan Anak Kami ke Sekolah Lain'

"Jika Sekolah Ini Diliburkan, Kami Akan Memindahkan Anak Kami ke Sekolah Lain"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X