Ganti Lurah yang Dipecat Karena Pungli, Risma Tunjuk Camat Lakarsantri Jadi Plt

Kompas.com - 26/07/2019, 16:55 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini KOMPAS.com/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menunjuk Camat Lakarsantri Harun Ismail sebagai pelaksana tugas Lurah Lidah Kulon.

Penunjukan Camat Lakarsantri sebagai pelaksana tugas merupakan buntut tertangkapnya eks Lurah Lodah Kulon Budi Santoso oleh Tim Saber Pungli Polrestabes Surabaya.

Budi Santoso terjaring kasus operasi tangkap tangan (OTT) melakukan pungutan liar Rp 35 juta untuk pengurusan sertifikat tanah.

"Pasca lurah itu tertangkap OTT dan dipecat dari PNS, Bu Risma langsung menunjuk Camat Lakarsantri, ibu langsung karena itu kewenangan wali kota," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya M. Fikser ditemui di acara Festival Seni Lintas Budaya di Balai Kota Surabaya, Kamis (25/7/2019) malam.

Baca juga: Seorang Lurah di Surabaya Dipecat karena Pungli Sertifikat Tanah

Menurut Fikser, Camat Lakarsantri ditunjuk menjadi pelaksana tugas agar pelayanan terhadap warga di Kelirahan Lidah Kulon tetap berjalan dan masyarakat terlayani.

"Camat Lakarsantri diminta untuk melakukan konsolidasi dan memastikan bahwa proses pelayanan di Kelurahan Lidah Kulon bisa kembali berjalan dan baik kembali," ujar dia.

Ia menambahkan, Camat Lakarsantri akan menjabat sebagai pelqksana tugas sampai nanti dilaksanakan pelantikan. Namun, Fikser belum mengetahui kapan pelantikan lurah akan dilakukan.

Pasalnya, saat ini banyak lurah di Surabaya yang dijabat pelaksana tugas karena beberapa lurah sudah pensiun.

"Jadi nanti kalau ada pelantikan, sekali pelantikan kekosongan jabatan lurah-lurah di Surabaya bakal bisa terisi semua," tuturnya.

Baca juga: Pasca OTT Lurah di Surabaya, Risma Kumpulkan Seluruh Pejabat

Pungli sertifikat

Seperti diketahui, Lurah Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, Budi Santoso terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli dan Unit Tipikor Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya pada Kamis (18/7/2019) lalu.

Kasus OTT itu diduga lantaran Budi Santoso diduga melakukan praktik pungli sertifikat pengurusan tanah pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL).

Dalam kasus itu, Budi Santoso diduga menerima uang Rp 35 juta untuk sertifikat pengurusan tanah PTSL.

Baca juga: Fakta Kasus Lurah Pungli Sertifikat Tanah, Risma Marah hingga Diduga Terima Rp 35 Juta



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Katanya Ada Bom di Medan, Makanya Semua yang Masuk Harus Diperiksa'

"Katanya Ada Bom di Medan, Makanya Semua yang Masuk Harus Diperiksa"

Regional
Di Sekolah Ini, Hanya Ada 1 Ruang Kelas dan 1 Guru untuk Seluruh Siswa

Di Sekolah Ini, Hanya Ada 1 Ruang Kelas dan 1 Guru untuk Seluruh Siswa

Regional
Wajah Jenazah Dalam Koper Rusak, Polisi Akan Buat Sketsa

Wajah Jenazah Dalam Koper Rusak, Polisi Akan Buat Sketsa

Regional
Komisi X DPR: Komcad Pertahanan Jangan Berujung Indoktrinasi Militerisme

Komisi X DPR: Komcad Pertahanan Jangan Berujung Indoktrinasi Militerisme

Regional
Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Regional
Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Regional
Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Regional
Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Regional
Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Regional
Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Regional
Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Regional
Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Regional
Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X