Saat Perbedaan Keyakinan Tak Halangi Warga Blitar Bantu Bangun Pura yang Longsor...

Kompas.com - 26/07/2019, 16:03 WIB
Potret kerukunan umat beragama. Umat Islam bangun tebing Pura yang longsor di Blitar, Jawa Timur. TribunjatimPotret kerukunan umat beragama. Umat Islam bangun tebing Pura yang longsor di Blitar, Jawa Timur.

MALANG, KOMPAS.com - Warga lintas keyakinan bergotong royong memperbaiki Pura Agung Arga Sunya di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Mereka guyub dalam perbedaan.

"Gotong royong di Desa Krisik sudah sejak dulu, sudah mendarah daging. Gotong royong antar tertangga, antar umat beragama itu sudah sejak dulu," kata Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kecamatan Gandusari, Suwari melalui sambungan telepon, Jumat (26/7/2019).

Baca juga: Kisah Pemimpin Pesantren Bela Hak Waria hingga Raih Penghargaan Pejuang HAM

Dikatakannya, rasa kepedulian antar sesama dan saling menghormati antar perbedaan menjadi kunci kerukunan di desa itu. Hal itu pula yang mendasari warga lintas agama membantu memperbaiki tebing Pura Agung Arga Sunya yang longsor.

"Sudah bagus koordinasinya. Kalau ada upacara keagamaan saling mengamankan bergantian," ungkapnya.

Pura Agung Arga Sunya merupakan pura rujukan Umat Hindu di Blitar. Pura itu berada di antara lereng Gunung Kawi dan Gunung Kelud.

Pura itu dibangun sejak 2001 dan selesai pada tahun 2002. Saat proses pembangunan pura, umat agama lain termasuk umat Islam juga bergotong royong membantunya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada akhir November 2018 lalu, tebing pura setinggi 32 meter itu longsong karena hujan yang melanda. Beruntung tidak ada bangunan pura yang ikut terjatuh. Hanya tembok di sisi tebing itu yang ikut longsong ke bawah.

"Gotong royong biasanya saat Hari Minggu. Kalau hari lainnya hanya pengerjaan biasa oleh umat Hindu di sini," katanya.

Baca juga: Kisah Para Pemanjat yang Lumpuh karena Jatuh dari Pohon, Kini Berharap Kursi Roda

Jumlah penduduk di Desa Krisik sekitar 7.600 orang. Sebanyak 30 persen dari total populasi penduduk itu beragama Hindu. Sisanya, sekitar 68 persen beragama Islam, 20 orang beragama Kristen dan sisanya merupakan penghayat kepercayaan.

Meski berbeda secara keyakinan, mereka bersatu dalam kemanusiaan. Rasa kebangsaan, saling menghormati dan menghargai perbedaan menjadi kunci dalam membina kerukunan.

"Karena rasa kepedulian, saling membantu," imbuh Ketua Pengurus Pura Agung Arga Sunya itu.

Kepala Desa Krisik, Hari Budi Setiawan mengatakan, tradisi gotong royong di desa itu sudah terjadi secara turun temurun. Gotong rotong itu menjadi salah upaya untuk menjaga kerukunan antar umat beragama.

"Dari dulu sudah terbiasa seperti itu. Kalau kita setiap ada kegiatan kita ikut semua karena sudah terbiasa," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.